Puluhan pemukim kolonial Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di kota Al-Quds dengan perlindungan pasukan pendudukan Israel yang bersenjata lengkap (11/12). Al-Qastal, pusat jaringan Palestina untuk warga Palestina di Al-Quds, mengatakan bahwa 147 pemukim kolonial Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa dalam kelompok dan melakukan ritual Talmud dengan perlindungan pasukan pendudukan bersenjata Israel. Pemukim juga memprovokasi jamaah Palestina. Para pemukim masuk ke tempat suci melalui Gerbang Al-Mughrabi, salah satu Gerbang Kota Tua Al-Quds yang berada di bawah kendali penuh Israel, dan keluar melalui Gerbang Al-Silsila.
Al-Qastal menambahkan bahwa pada November saja, sebanyak 4131 pemukim Israel menyerbu masuk ke tempat suci. Otoritas pendudukan Israel telah mengizinkan serbuan pemukim ke masjid sejak 2003, di bawah perlindungan pasukan. Pada 2021, sebanyak 34.562 pemukim masuk ke tempat suci, membuat rekor baru, setelah sebelumnya pada 2020, 19.000 pemukim masuk ke masjid dan 29.700 pemukim pada 2019.
Ada keberatan dan peringatan berulang kali yang dikeluarkan otoritas agama Palestina karena serbuan dan provokasi para pemukim terhadap masjid suci dan jamaah Palestina. Pasukan Israel selalu memfasilitasi dan melindungi para pemukim sambil mencegah jamaah Palestina memasukinya, juga menyerang dan menahan mereka.
Masjid Al-Aqsa adalah salah satu situs paling suci dalam Islam. Orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai “Temple Mount”, mengklaimnya sebagai situs dua kuil Yahudi terkemuka di zaman kuno. Kompleks ini juga mencakup Gereja Makam Suci, salah satu situs Kristen paling suci di dunia.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








