• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Februari 18, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

by Adara Relief International
Februari 18, 2026
in Berita Kemanusiaan, Sosial EKonomi
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Untuk tahun ketiga berturut-turut, Jalur Gaza menyambut Ramadan di tengah genosida terang-terangan dan konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak 7 Oktober 2023.

Bulan yang dulunya orang-orang ingat dengan jalanan yang penuh hiasan, pasar yang ramai, dan aroma Qatayef segar, kini identik dengan tenda-tenda, pengangguran, makanan yang tidak mencukupi, dan rumah-rumah yang hancur menjadi puing-puing.

Persiapan tidak lagi dimulai berminggu-minggu sebelumnya. Rak-rak toko tidak lagi penuh dengan selai aprikot dan kurma premium. Lingkungan perumahan tidak lagi diterangi dengan lampion dan lampu-lampu meriah.

Baca Juga

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Di Gaza saat ini, pertanyaan utamanya sederhana: bagaimana kita mengamankan makanan untuk iftar sebelum kita membahas tradisi?

Di Khan Yunis, Zaher al-Qidra berdiri di depan sisa-sisa “Supermarket Al-Qidra”. Kini supermarket tersebut menjelma proyek sederhana di dalam tenda yang ditutupi terpal plastik di jalan pesisir Al-Rashid. Sebelum genosida, tokonya termasuk yang terbesar di daerah dekat Rumah Sakit Eropa. Rak-raknya penuh dengan barang-barang kebutuhan Ramadan dan pintunya padat oleh pelanggan.

Al-Qidra mengenang masa-masa itu, menggambarkan Ramadan sebagai perayaan nasional dan keagamaan; penjualan melonjak dan perdagangan berkembang pesat. Namun pada Mei tahun lalu, semuanya berubah. Pengeboman hebat menghantam daerah tersebut. Rudal berdaya ledak tinggi mendarat di dekat rumah Al-Qidra. Ia menerima telepon yang memerintahkannya untuk mengungsi dalam hitungan menit. Setelah mengungsi, sisa rumah dan tokonya telah hancur.

Al-Qidra memperkirakan kerugiannya hampir mencapai 2 juta dolar AS, di samping penutupan usaha yang berkepanjangan. Meskipun ia telah mencoba untuk memulai kembali, tantangan tetap ada. Barang-barang kebutuhan pokok Ramadan masih langka. Harga berfluktuasi tajam. Hujan dan angin merusak barang dagangan di dalam tenda. Pemadaman listrik dan pendinginan yang buruk menambah tekanan lebih lanjut.

Pakar ekonomi Maher al-Tabba menggambarkan Ramadan kali ini datang di tengah kehancuran total. Setelah lebih dari dua tahun genosida, pengangguran telah mencapai sekitar 80 persen. Kemiskinan melonjak ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ekonomi mengalami kontraksi tajam, yang secara langsung berdampak pada daya beli.

Ia mencatat bahwa harga beberapa barang telah naik lebih dari 300 persen dibandingkan dengan tingkat sebelum genosida. Pasar-pasar mengalami stagnasi yang dalam karena kekurangan arus kas di samping permintaan yang lemah.

Kini, keluarga membatasi pengeluaran hanya untuk kebutuhan dasar. Akibatnya, Ramadan menjadi “beban” tambahan alih-alih musim aktivitas ekonomi. Di Gaza, bertahan hidup telah menggantikan perayaan. Bulan ini terus berlalu. Rakyatnya bertahan. Di antara kehilangan dan kehancuran, tekad untuk bertahan mereka tetap teguh tak tergoyahkan.

Sumber: Palinfo

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Adara Relief International

Related Posts

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”
Berita Kemanusiaan

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

by Adara Relief International
Februari 18, 2026
0
11

Pemerintah Israel pada Ahad (15/02) menyetujui proposal untuk mendaftarkan sebagian besar wilayah Tepi Barat sebagai "milik negara". Hal ini terjadi...

Read moreDetails
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 18, 2026
11
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 18, 2026
13
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 18, 2026
11
Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Februari 13, 2026
23
8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

Februari 13, 2026
22

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630