Puluhan ribu penduduk Palestina yang bekerja di “Israel” menggelar aksi mogok kerja pada Minggu (21/8) untuk memprotes gaji yang tidak lagi mereka dapat secara tunai. Menurut The Jerusalem Post, Otoritas Palestina dan Israel menyetujui metode pembayaran yang lebih efisien dan aman, yaitu melalui rekening bank. Namun, pekerja Palestina takut akan adanya biaya tersembunyi dan pajak yang akan memotong upah mereka.
Sekitar 200.000 orang Palestina menyeberang setiap hari ke “Israel” atau permukiman ilegal di atas tanah Palestina untuk bekerja. Mereka menghasilkan, rata-rata, lebih dari dua kali lipat daripada bekerja di badan-badan dan bisnis negara Palestina. Selain itu, sebagian besar pekerja tidak memiliki rekening bank, sehingga menempatkan gaji mereka di pembukuan akan menciptakan sumber pendapatan baru bagi Otoritas Palestina (PA) yang kekurangan keuangan, juga menambah biaya layanan untuk bank-bank Palestina.
Mohammad Khaseeb, 43, yang bekerja di sebuah pabrik aluminium di Israel, mengatakan dia dan ribuan lainnya memprotes keputusan yang menurutnya tidak memperhitungkan pandangan pekerja. “Mereka memutuskan tanpa berkonsultasi dengan Serikat Pekerja,” kata Khaseeb.
Menteri Tenaga Kerja PA, Nasri Abu Jeish, mengatakan pengaturan baru bertujuan untuk melindungi hak-hak pekerja dan tidak ada rencana untuk mengenakan pajak baru. “Tidak satu sen pun akan terpotong dari para pekerja,” kata Abu Jeish. Gaji akan dibayarkan setiap minggu, dengan biaya bank sebesar $ 1 per transfer, menurut sejumlah pekerja yang berbicara kepada Reuters.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







