Puluhan pemukim kolonial Israel menerobos ke dalam Masjid Al-Aqsa di kota Al-Quds yang dijajah pada Selasa pagi (24/5), melakukan ritual Talmud dan memprovokasi jamaah Palestina. Al-Qastal, pusat jaringan Palestina untuk Palestina di Al-Quds yang dijajah, melaporkan bahwa para pemukim dilindungi oleh pasukan Zionis Israel.
Mereka masuk melalui Gerbang al-Mughrabi, salah satu Gerbang Kota Tua Al-Quds dan berada di bawah kendali penuh Israel. Mereka memprovokasi jemaah Palestina dengan melakukan ritual Talmud di halaman Al-Aqsa untuk menyambut “Hari Yerusalem” yang akan berlangsung pada 29 Mei di tengah ketegangan tinggi di daerah tersebut. Pemimpin kelompok sayap kanan Israel, Lehava, juga menyerukan pembongkaran Masjid as-Sakhrah pada Rabu lalu.
Pada hari Minggu, pengadilan Zionis Israel juga mengeluarkan keputusan awal yang memungkinkan pemukim untuk melakukan ritual Talmud mereka dengan keras dan berlutut selama penyerbuan halaman Masjid Al-Aqsa. Dalam putusannya, pengadilan menganggap bahwa melakukan Shema Yisrael (diterjemahkan menjadi “Dengar, hai Israel”) dengan suara keras dan berlutut di tanah di dalam Masjid Al-Aqsa, tidak dapat dikriminalisasi atau dianggap sebagai pelanggaran perdamaian sipil. Sebagai kesimpulan, pengadilan menyatakan, ”Semua penduduk Israel diizinkan naik ke Bukit Baitul Maqdis dan mempraktikkan ritual keagamaan mereka.”
Keputusan hari Minggu itu datang seminggu setelah pemerintah penjajah Israel menyetujui “Pawai Bendera” sayap kanan tahunan untuk melewati Gerbang Damaskus dan kawasan Muslim Kota Tua pada Minggu depan. Otoritas penjajah Israel telah mengizinkan serangan pemukim ke masjid sejak 2003, di bawah perlindungan pasukan. Menurut Al-Qastal, pada 2021, 34.562 pemukim masuk ke Masjid Al-Aqsa, jauh melampaui jumlah pemukim yang menerobos masuk pada 2020, yaitu 19.000 pemukim, dan 29.700 pemukim pada 2019.
Sumber:
https://qudsnen.co/dozens-of-colonial-israeli-settlers-break-into-jerusalems-al-aqsa-mosque-2/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







