Hari Rabu (30/3) Israel Nature and Parks Authority mulai memasang kamera CCTV di daerah Wadi al-Rababa di Kota Silwan, selatan Masjid Al-Aqsa. Pemasangan kamera menunjukkan pelanggaran privasi warga Al-Quds di tanah mereka sendiri. Seluruh area mereka dipantau, seperti lingkungan Al-Thawri, Bir Ayoub, dan lainnya. Salah satu pemilik tanah, Ahmed Samreen, menjelaskan bahwa pemasangan kamera ini dilakukan Israel Nature and Parks Authority sebagai klaim tanah Wadi al-Rababa telah berada di tangan mereka dan untuk mengawasi tanah.
Organisasi tersebut juga telah menyebarkan berita palsu di media sosial dan surat kabar Israel bahwa tanah Wadi al-Rababa adalah milik organisasi, dan mendesak para pelajar Yahudi untuk mengunjunginya.
Klaim ini ditolak oleh warga Palestina, “Kami, sebagai pemilik tanah, menolak langkah ini, dan akan bekerja untuk menghadapinya secara hukum sampai (CCTV) dicabut dari tanah kami.” Samreen bersama pengacara Muhannad Jabara akan bekerja menghilangankan kamera-kamera Israel dari Wadi al-Rababa.
Seratus dunam tanah Wadi al-Rababa terancam disita untuk pembangunan proyek permukiman dan “Taman Alkitab”, sementara pendudukan menargetkan area seluas 210 dunam yang merupakan rumah bagi sekitar 800 orang Al-Quds.
Sumber :
https://www.wafa.ps/Pages/Details/44189
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







