Kota pendudukan Israel di Al-Quds berencana untuk memperluas permukiman Jabal Abu Ghneim, yang dikenal Israel sebagai “Har Homa” di tenggara Al-Quds yang diduduki, dengan melahap puluhan dunum tanah dari kota Sur Baher dan Umm Tuba, sehingga benar-benar akan menutup kota. Permukiman tersebut merupakan salah satu permukiman terbesar di tenggara Al-Quds. Permukiman ini didirikan di tanah desa Sur Baher dan Beit Sahour, dengan pengecualian satu rumah Palestina, dan sekarang terpisah dari kota Betlehem oleh dinding pemisah.
Pembangunan dan perluasan permukiman ini terkait dengan strategi pendudukan untuk mengepung Kota Suci dengan seluruh sabuk permukiman yang mengelilinginya, untuk memisahkan lingkungan Arab di Sur Baher dan Umm Tuba, dan antara kota Betlehem dan Beit sahur. Isu yang sangat serius dari perluasan permukiman adalah terganggunya kesatuan wilayah Palestina dan kedekatan teritorial, mengubah fitur geografis dan demografisnya, dan membuat Tepi Barat terbagi secara efektif ke dalam beberapa bagian.
Terlepas dari penentangan internasional terhadap rencana untuk memperluas permukiman Jabal Abu Ghneim, pemerintah pendudukan bersikeras untuk melaksanakan rencananya, menyita sebagian besar tanah Palestina di Al-Quds dan Tepi Barat, mendukung pembangunan permukiman dan memotong jalan, serta mencegah semacam ekspansi geografis untuk Palestina di masa depan.
Spesialis urusan Al-Quds, Fakhri Abu Diab, menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun, otoritas pendudukan telah menyita 2.600 dunam tanah Sur Baher dan sebagian kota Beit Sahour untuk mendirikan permukiman, dan saat ini berusaha untuk kembali memperluas dan membangun lebih banyak unit permukiman di dalamnya. Menurut Abu Diab, perluasan permukiman ini akan memutuskan komunikasi antara Al-Quds, Tepi Barat, dan kota-kota di selatan Kota Suci, serta untuk menutup kota sepenuhnya, di samping mengubah posisi dan sejarahnya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







