• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Sabtu, Februari 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Perempuan Jurnalis Palestina: Hidup Tidak Pernah Sama Lagi sejak 26 Juni

by Adara Relief International
Januari 17, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Perempuan Jurnalis Palestina: Hidup Tidak Pernah Sama Lagi sejak 26 Juni
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sabtu,26 Juni 2021 adalah hari ketiga demonstrasi terhadap Otoritas Palestina di Ramallah, ketika Najla Zeitoun keluar untuk meliput demonstrasi di dua outlet multimedia tempat ia bekerja sebagai pekerja lepas, lapor Anadolu News Agency.

Ia tidak tahu apa yang akan terjadi padanya dan rekan-rekannya saat mereka meliput demonstrasi protes di Tepi Barat atas pembunuhan Nizar Banat, seorang kritikus vokal Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

Pada hari itu, aparat keamanan Palestina yang berpakaian preman menyerang sejumlah perempuan jurnalis Palestina. Menurut Zeitoun, ia dan rekan-rekannya menjadi sasaran pelecehan fisik dan seksual, telepon mereka juga dirampas. Ia dipukuli habis-habisan oleh pasukan keamanan, detektif berpakaian preman, dengan alasan yang masih tidak ia mengerti.

Saat mereka berobat ke rumah sakit pemerintah di Ramallah, petugas medis menolak memberikan laporan yang membuktikan penganiayaan yang mereka alami. “Setelah Juni tahun lalu, cara hidup saya tidak akan pernah sama lagi,” kata jurnalis berusia 35 tahun itu kepada Anadolu Agency.

Zeitoun menggunakan kata-kata ini untuk menggambarkan bagaimana hidupnya telah berubah setelah serangan traumatis yang dideritanya di tangan petugas keamanan Palestina. “Luka dan memar di tubuh saya akhirnya memang sembuh, tetapi apa yang terjadi pada jiwa saya, jujur, tidak akan pernah sembuh. Efek hari itu masih mengirimkan gelombang kejut dalam hidup saya, secara fisik, psikologis dan sosial,” tuturnya.

Dia melanjutkan upaya pengaduan ke pengadilan Palestina dan meminta agar para penyerangnya diadili. Alih-alih mengambil tindakan terhadap para pelaku, pengadilan tidak hanya menolak permohonannya tetapi juga memerintahkan pihak berwenang untuk menginterogasinya.

Selain itu,         Zeitoun juga tidak puas dengan kurangnya semangat organisasi hak asasi manusia dalam mengadvokasi dirinya dan korban penyerangan lainnya. Ia dan perempuan jurnalis lainnya telah menulis banyak surat kepada Uni Eropa, PBB, dan organisasi hak asasi manusia internasional lainnya untuk menekan Otoritas Palestina (OP).

Baca Juga

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

“Setelah kami menghubungi lembaga-lembaga itu, Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh meminta maaf kepada beberapa dari kami dan mengabaikan yang lain. Pada hari yang sama, petugas keamanan mengusir salah satu rekan kami yang berdiri di depan kantor polisi, meminta pembebasan suaminya yang ditangkap selama protes,” kata Zeitoun.

Tiga hari kemudian, seorang petugas keamanan mengganggu dan mengancam Zeitoun dengan mengatakan, “Kali ini kami mematahkan tanganmu, lain waktu kami akan menghancurkan kepalamu.”

Pada akhir Desember 2021, saat meliput peringatan hari berdirinya gerakan Fatah, Zeitoun Kembali diancam. “OP memperlakukan saya seolah-olah saya adalah musuh. Saya tidak yakin mengapa. Jika mereka tidak ingin menghukum para penyerang kami, setidaknya berhentilah memperlakukan kami sebagai musuh,” katanya.

Anadolu Agency telah menghubungi dua pejabat Otoritas Palestina tetapi mereka belum menjawab.

Sumber :

https://www.#/20220110-life-has-never-been-same-since-26-june-says-palestinian-woman-journalist/

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Sepanjang 2021 Israel Menangkap 390 Warga Palestina karena Dianggap ‘Menghasut Kekerasan’ Melalui Media Sosial

Next Post

Lebah Menjadi Korban Terbaru Serangan Israel di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
17

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
13
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
17
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
12
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
16
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
28
Next Post
Lebah Menjadi Korban Terbaru Serangan Israel di Gaza

Lebah Menjadi Korban Terbaru Serangan Israel di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630