Penyeberangan perbatasan Rafah akan dibuka pada Rabu (1/11) untuk memungkinkan warga Palestina yang terluka dirawat di rumah sakit Mesir.
Direktur media penyeberangan perbatasan Rafah, Wael Abu Mohsen, membenarkan kepada Anadolu bahwa penyeberangan tersebut akan dibuka. Gubernur Sinai Utara Mesir Mohamed Shosha mengonfirmasi pembukaan perbatasan dalam pernyataan yang disiarkan televisi untuk saluran Mesir.
Dia mengatakan dalam pernyataan sebelumnya bahwa Provinsi Sinai Utara bersiaga untuk menerima warga Palestina yang terluka segera setelah perbatasan dibuka.
Perlintasan perbatasan Rafah telah ditutup sejak pecahnya pertempuran di Jalur Gaza pada 7 Oktober dan sebagian dibuka selama beberapa hari untuk memungkinkan masuknya truk bantuan dalam jumlah terbatas.
Direktur media penyeberangan Rafah mencatat bahwa sebanyak 196 truk bantuan sejauh ini telah menyeberang ke Gaza sejak 7 Oktober.
Sementara itu, Israel telah memperluas serangan udara dan daratnya di Jalur Gaza, menyebabkan lebih dari 8.525 warga Palestina terbunuh. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak seruan gencatan senjata yang semakin meningkat, dan mengatakan bahwa hal itu berarti “penyerahan” kepada Gerakan Perlawanan Palestina.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








