• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Penyebaran Meningitis Ancam Nyawa Anak-Anak Gaza

by Adara Relief International
Januari 29, 2026
in Anak, Berita Kemanusiaan, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Penyebaran Meningitis Ancam Nyawa Anak-Anak Gaza
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Meningitis Serang Anak-Anak Gaza

Para pejabat di Kementerian Kesehatan Gaza memperingatkan memburuknya krisis kemanusiaan dan kesehatan di Gaza. Ini terjadi menyusul tercatatnya kasus meningitis baru, di tengah kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis yang parah.

Direktur Rumah Sakit Anak di Kompleks Medis Nasser di Khan Yunis, Ahmad Al-Farra, mengatakan bahwa rumah sakit tersebut mencatat 9 kasus infeksi meningitis selama dua hari terakhir. Kasus ini termasuk seorang anak bernama Eileen Asfour, yang meninggal setelah kondisi kesehatannya memburuk. Al-Farra memperingatkan risiko penyebaran penyakit di dalam tenda-tenda pengungsi akibat kepadatan yang parah dan kondisi kesehatan yang memburuk sehingga menciptakan lingkungan yang subur bagi penyebaran epidemi.

Meningitis adalah peradangan serius yang menyerang tiga selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Penyebab terbesar penyakit ini adalah infeksi virus atau bakteri (meningokokus). Meningitis termasuk dalam kondisi darurat medis yang dapat menyebabkan kematian atau kecacatan permanen (seperti tuli dan kerusakan otak) dalam hitungan jam. Gejala yang paling menonjol meliputi sakit kepala hebat, demam, dan kaku leher.

Direktur Rumah Sakit Anak Al-Rantisi di Gaza, Jamil Suleiman, juga mengatakan bahwa terdapat kasus meningitis di bagian selatan Jalur Gaza. Ia memperingatkan kemungkinan penyebaran infeksi ke bagian utara Gaza, mengingat situasi kesehatan yang memburuk dan kondisi medis yang sangat berbahaya. Ia menambahkan bahwa sifat penyakit dan kecepatan penyebarannya di lingkungan yang padat penduduk, bersama dengan pengungsian dan perpindahan paksa, menjadikan setiap titik penyebaran infeksi sebagai ancaman langsung bagi semua wilayah di Jalur Gaza.

Suleiman menunjukkan bahwa sistem kesehatan mengalami penurunan kemampuan yang parah, serta kekurangan staf dan perlengkapan. Akibatnya, hal tersebut membatasi kemampuan rumah sakit untuk menangani potensi wabah epidemi. Ia menegaskan bahwa ketiadaan tes laboratorium dan obat-obatan untuk meningitis dapat menyebabkan situasi menjadi tidak terkendali. Ia menyerukan penanganan segera masalah ini karena keadaan darurat kesehatan masyarakat yang mendesak.

Meningitis Menyebar di tengah Krisis Kesehatan

Direktur Kompleks Medis Al-Shifa, Mohammad Abu Salmiya, menggambarkan situasi kesehatan di Gaza telah mencapai tahap terburuk sejak awal genosida. Ia memperingatkan bahwa lebih dari 70% obat-obatan telah habis, termasuk jenis obat yang menyelamatkan nyawa. Hal tersebut terjadi akibat pengepungan ketat dan pencegahan masuknya pasokan medis.

Abu Salmiya menjelaskan bahwa rumah sakit beroperasi meskipun dalam kapasitas terendah. Sementara itu, jumlah pasien terus meningkat karena penyebaran epidemi dan virus musiman. Kasus ini telah merenggut nyawa anak-anak dan lansia dalam beberapa hari terakhir. Ia menambahkan bahwa tim medis terus melanjutkan pekerjaan mereka meskipun menjadi sasaran langsung. Ia merujuk pada pembunuhan sekitar 1.600 pekerja di sektor kesehatan dan penangkapan ratusan orang. Abu Salmiya menegaskan bahwa “kewajiban kemanusiaan terhadap rakyat” adalah hal yang mendorong mereka untuk terus melanjutkan tugas.

Abu Salmiya menyerukan kepada komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan mendesak. Ia menyeru agar dunia memberikan tekanan untuk mengizinkan masuknya obat-obatan dan perlengkapan medis. Abu Salmiya juga menyampaikan bahwa jika perbatasan dibuka banyak pasien yang dapat diselamatkan.

Sektor kesehatan saat ini hanya beroperasi melalui 16 rumah sakit dengan kapasitas operasional terbatas. Ini terjadi setelah 22 rumah sakit tidak lagi dapat beroperasi karena kerusakan, di samping hancurnya 103 pusat layanan kesehatan primer. Akibatnya, ratusan ribu orang kehilangan akses terhadap layanan dasar.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Sistem ambulans juga mengalami kerusakan parah akibat pengeboman terhadap 211 ambulans. Israel juga menghancurkan 25 stasiun penghasil oksigen dari 35 stasiun yang ada. Persediaan darah juga telah menurun hingga 90%, mengancam nyawa para korban luka dan pasien di unit gawat darurat dan perawatan intensif.

Sumber: Palinfo, The Palestina Chronicle

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Menghancurkan 9 dari 10 Klinik Kesuburan di Gaza

Next Post

818 Warga Tepi Barat Mengungsi Sepanjang Januari 2026

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
18

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
16
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
818 Warga Tepi Barat Mengungsi Sepanjang Januari 2026

818 Warga Tepi Barat Mengungsi Sepanjang Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630