Penyanyi-penulis lagu Amerika Xenia Rubinos tampil di Festival Pop Kultur Berlin yang bermitra dengan Israel meski dia keberatan dengan keputusan tersebut. Penyanyi berusia 37 tahun itu mengunggah di laman Twitter resminya dengan menuliskan pernyataan yang mengumumkan bahwa dia tidak mengetahui bahwa festival tersebut memiliki hubungan keuangan dengan Israel. Ia mengatakan bahwa pada akhirnya dia tampil dengan berat hati karena pembatalan dapat mengakibatkan utang yang tidak bisa dia tangani.
“Baru-baru ini saya mendapat informasi bahwa Pop Kultur Fest memiliki hubungan keuangan dengan Israel. Saya ngeri mengetahui bahwa festival tersebut telah melanjutkan kemitraan ini, meskipun ada seruan bertahun-tahun dari seniman, aktivis, dan rakyat Palestina untuk lepas dari itu,” tulisnya. “Saya sama sekali tidak menyadari situasi ini sampai saya berada di penerbangan untuk memulai tur ini. Pada saat ini, membatalkan penampilan akan membuat saya terjerat utang keuangan yang tidak dapat saya tangani sehingga dengan berat hati saya akan naik panggung untuk tampil pada malam ini.”
“Saya ingin memperjelas bahwa saya mendukung para aktivis, seniman, dan rakyat Palestina. Saya mendesak Pop Kultur Fest untuk memperkuat suara para aktivis di komunitas Anda sendiri dan bergabung dengan saya dalam mengutuk pelanggaran hak asasi manusia dan penindasan sistemik yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina,” pungkasnya.
Sejumlah penyanyi Amerika, Inggris, dan Perancis juga telah mengundurkan diri dari festival Pop Kultur Berlin yang bermitra dengan Israel melalui Departemen Kebudayaan Berlin dari Kedutaan Israel. Band musik Amerika Trustfall mengunggah kabar di Instagram untuk mengumumkan bahwa mereka telah diundang ke festival tersebut setelah mendapatkan kejelasan mengenai sikap Pop Kultur terhadap orang-orang Palestina, mereka memutuskan untuk mundur dari bermain di festival tersebut.
Musisi Paris Franky Gogo telah membatalkan penampilannya di festival dengan mengacu pada gerakan BDS. Penyanyi dan penulis lagu Inggris Alewya juga mengumumkan cerita melalui Instagram bahwa dia juga membatalkan penampilan mereka, dengan mengatakan “Bebaskan Palestina. Setiap Hari. Sampai Selesai.” Sebelumnya, penyanyi Perancis Lafawndah juga mengundurkan diri dari festival tersebut karena kemitraannya dengan Israel, yang ia sebut sebagai “negara apartheid.”
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







