Sekelompok pemuda yang mewakili pengungsi Palestina di Lebanon mengancam akan meningkatkan protes terhadap Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) atas pengurangan layanan.
Mohammad Abu-Qasem, pemimpin kelompok yang menyebut dirinya “Gerakan Palestina Bersatu” di Kamp Pengungsi Nahr al-Bared, mengatakan: “Langkah ini kami lakukan mengingat kondisi kehidupan tragis yang menimpa para pengungsi Palestina di Lebanon.” Runtuhnya ekonomi di Lebanon telah memperburuk penderitaan para pengungsi dan meningkatkan krisis mereka, terutama setelah pengurangan layanan UNRWA kepada para pengungsi.
Dia melanjutkan, “Pengungsi Palestina di Lebanon tidak memiliki apa pun untuk kehidupan yang bermartabat; pengobatan, pendidikan, dan makanan.” Dia mengecam UNRWA karena tidak memiliki “rencana serius” untuk memenuhi janji bantuan yang dibuat oleh para pejabatnya. Juru bicara UNRWA di Lebanon, Fadi Al-Tayyar, mengatakan kepada Quds Press, “UNRWA berkomitmen untuk melakukan tinjauan komprehensif terhadap jaringan keamanan sosialnya untuk memasukkan mekanisme baru untuk evaluasi kasus yang memenuhi persyaratan bantuan.”
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







