• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Januari 18, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Pengumuman Ujian Tawjihi, Oase yang Menyejukkan di Tengah Penjajahan yang Mencekam Palestina

by Adara Relief International
Juli 29, 2023
in Artikel, Sorotan
Reading Time: 10 mins read
0 0
0
Pengumuman Ujian Tawjihi, Oase yang Menyejukkan di Tengah Penjajahan yang Mencekam Palestina
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pekan lalu, tepatnya pada hari Kamis, 20 Juli 2023, seluruh wilayah Palestina bersukacita. Hari tersebut adalah tanggal pengumuman hasil ujian Tawjihi. Ujian Tawjihi adalah ujian akhir sekolah bagi seluruh siswa di Palestina dan menjadi syarat untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kementerian Pendidikan melaporkan bahwa tahun ini, sebanyak 68.647 siswa dari seluruh kota di Palestina terdaftar sebagai peserta ujian Tawjihi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26.405 siswa dinyatakan lulus dan resmi bisa melanjutkan pendidikan ke universitas.

Ujian Tawjihi tahun ini lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan hanya berselang sebulan setelah agresi di Jalur Gaza yang menewaskan 33 penduduk, termasuk 6 anak-anak dan 3 perempuan. Momen penantian hasil pengumuman juga menjadi masa yang sulit, sebab pada awal Juli lalu, pasukan pendudukan Israel menyerang kota dan kamp pengungsian Jenin dengan teknologi mematikan yang menewaskan 12 penduduk, termasuk 5 anak-anak.

Setelah melewati masa-masa berat tersebut, pengumuman ujian Tawjihi seolah menjadi oase yang menyejukkan di tengah teriknya gurun pasir penjajahan di Palestina. Seluruh penduduk kota membagikan manisan dan membuat perayaan untuk para siswa yang telah berjuang keras untuk belajar di tengah situasi yang sulit. Para orangtua pun tidak terkira bahagianya, masing-masing keluarga membuat perayaan khusus sendiri untuk anak-anak mereka yang lulus ujian dengan nilai yang baik. Di jalan-jalan, para siswa yang baru saja lulus mengadakan konvoi dengan membawa spanduk bertuliskan slogan-slogan khas kelulusan.

Di tengah-tengah penjajahan yang menyesakkan, penduduk Palestina menunjukkan bahwa mereka selalu menemukan alasan untuk bisa bahagia, dan semoga potret-potret kebahagiaan mereka ini bisa membuat kita yang melihatnya juga turut merasakan hal yang sama.

Seluruh Kota Berbahagia

Pada hari pengumuman, seluruh penduduk Palestina berpartisipasi untuk merayakan kelulusan para siswa dari ujian Tawjihi. Dari anak-anak hingga orang tua, semuanya tampak bersukacita memeriahkan hari istimewa ini. Berikut adalah potret perayaan kelulusan di kota-kota Palestina:

1.Al-Quds (Yerusalem)

Di Al-Quds, para siswa yang telah resmi dinyatakan lulus ujian melakukan konvoi di jalanan dengan mobil yang telah didekorasi. Para siswa juga memanfaatkan momen ini untuk berkumpul dengan teman-teman mereka sembari bersenang-senang dan bernyanyi bersama di pinggir jalan, menghibur para pengendara mobil lainnya dengan keceriaan mereka. (Qudsnen)

Watch: Palestinian students in occupied Jerusalem celebrate today the results of the secondary school graduation exams, known in the region as “Tawjihi”. 📍🇵🇸 pic.twitter.com/Lt1RoqMAvI

— Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

2. Gaza

Tak jauh berbeda dengan di Al-Quds, para siswa di Jalur Gaza juga merayakan kelulusan ujian Tawjihi dengan melakukan konvoi mobil di jalanan. Kebahagiaan tak hanya dirasakan oleh siswa yang lulus saja, melainkan juga oleh seluruh penduduk Gaza. Penduduk kota berpartisipasi meramaikan perayaan dengan membuat dan membagikan manisan serta menampilkan pertunjukan nasyid untuk menghibur seluruh siswa setelah mereka bekerja keras untuk mempersiapkan ujian dalam kondisi yang tidak mudah. (Qudsnen)

3. Ramallah

Di Ramallah, para siswa juga beramai-ramai melakukan konvoi mobil di jalanan. Mereka juga memeriahkan jalanan dengan membawa balon angka yang menunjukkan nilai akhir mereka. Dengan bangga, mereka mengangkat balon angka tersebut di jalanan untuk menunjukkan hasil perjuangan mereka saat ujian. (Qudsnen)

Video: Palestinians in the Ramallah in the occupied West Bank celebrate today the results of the secondary school graduation exams, known in the region as “Tawjihi”. 📍🇵🇸 pic.twitter.com/BSL28v5Ghv

— Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

4. Hebron

Seperti di kota-kota lainnya di Palestina, para siswa di Hebron juga melakukan konvoi mobil dengan meriah di jalanan. Mereka berkeliling kota sambil membawa petasan yang mengeluarkan asap berwarna-warni, meramaikan suasana kota dengan keceriaan dan kebahagiaan.

Anak-Anak Palestina yang Berprestasi

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini pun anak-anak Palestina yang lulus dari ujian Tawjihi banyak yang memperoleh nilai tinggi di atas rata-rata, meskipun mereka menghadapi ujian dalam kondisi yang tidak mudah. Dari Jalur Gaza hingga Al-Quds, baik anak tawanan maupun penyandang disabilitas, tidak ada yang menghalangi anak-anak Palestina ini untuk bisa berprestasi dan membanggakan keluarga mereka. Berikut adalah beberapa anak Palestina yang mendapatkan nilai tinggi saat pengumuman Tawjihi:

  1. Meski berasal dari Jalur Gaza yang telah diblokade selama lebih dari 17 tahun, Baraa Al-Quqa berhasil memperoleh nilai ujian Tawjihi nyaris sempurna yaitu 99.7%.

    WATCH: Palestinian student Baraa Al-Quqa, from Gaza, joyfully celebrates the success in the secondary school graduation exams as he got an excellence rate of 99.7%. pic.twitter.com/8vpHnsy0yS

    — Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

  2. Juga berasal dari Jalur Gaza, Aseel Al-Bahtini meraih nilai hanya berbeda 0.1 skor dengan Baraa yaitu 99.6%.

    WATCH: The family of Palestinian student Aseel Al-Bahtini, from Gaza, joyfully celebrates her success in the secondary school graduation exams as she got an excellence rate of 99.6%. pic.twitter.com/vkT3IOvVDO

    — Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

  3. Masih dari Jalur Gaza, ada Istabraq Abdul Hamid Muhammadin yang juga memperoleh nilai hampir sempurna yaitu 99.3%.

    Palestinian student Istabraq Abdul Hamid Muhammadin, from Gaza, joyfully celebrates her success in the secondary school graduation exams with her family as she got an excellence rate of 99.3%. pic.twitter.com/9mdC5dva9c

    — Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

  4. Selanjutnya ada anak kembar dari Tepi Barat yang namanya tidak disebutkan. Mereka berdua lulus bersama dengan memperoleh nilai yang gemilang yaitu 99% dan 98%.

    Watch: Palestinian twin students from the occupied West Bank get an excellent rate of (99% and 98%) in high school exams of this academic year. pic.twitter.com/5KliPAXh3S

    — Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

  5. Di urutan selanjutnya ada Qusai Abu Reida, dari Jalur Gaza. Keterbatasan fisiknya tidak menghalangi Qusai untuk berjuang menghadapi ujian hingga ia bisa lulus dengan nilai tinggi yaitu 95.4%
  6. Dari Hebron, seorang anak tawanan bernama Khalil Al-Jabarin lulus dengan nilai 79.9%. Ayah Khalil ditahan saat ia masih berusia 6 bulan, namun prestasi Khalil dipastikan dapat membuat ayahnya sangat bangga kepadanya.
  7. Dari Jalur Gaza, Hussam Abu Shanab berhasil lulus dengan memperoleh nilai 75.8%. Istimewanya, Hussam ternyata merupakan seorang penyandang disabilitas. Ia berhasil membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk belajar dan meraih prestasi.
  8. Terakhir namun tidak kalah istimewa, ada seorang siswa perempuan dari Jalur Gaza yang tidak disebutkan nama maupun nilainya. Video yang beredar di media sosial hanya menunjukkan kebahagiaannya saat dinyatakan lulus ujian di rumah sakit, dengan kondisi tubuhnya dililit mesin dialisis.

    Video: While she is tied to a dialysis machine, a Palestinian student from the besieged Gaza Strip receives her results in the secondary school graduation exams, yesterday, successfully passing the exams. pic.twitter.com/phDDLFFKOw

    — Quds News Network (@QudsNen) July 21, 2023

Di Tengah Kebahagiaan, Israel Tetap Menyerang

Tahun ini, di tengah-tengah kebahagiaan yang menyelimuti seluruh kota saat hari pengumuman ujian Tawjihi, sebagian keluarga masih ada yang menyimpan kesedihan. Tahun ini, enam orang siswa yang seharusnya ikut merayakan kelulusan Tawjihi telah dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel. Mereka adalah anak-anak sekolah yang sama sekali tidak berhak untuk dihabisi nyawanya, namun Israel dengan darah dingin telah menghancurkan seluruh impian dan masa depan mereka.

Sebanyak 17 siswa tahun ini juga terhalang untuk merayakan kelulusan ujian Tawjihi bersama keluarga dan sahabat mereka karena pasukan pendudukan Israel menangkap mereka dan menghukum mereka di penjara. Di masa saat anak-anak seusia mereka tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan di universitas, 17 anak Palestina ini justru tidak bisa mendapatkan hak mereka atas pendidikan karena dibatasi oleh jeruji penjara Israel.

Bagi siswa yang berkesempatan merayakan kelulusan pun, ancaman pasukan Israel juga masih menghantui. Saat para siswa sedang merayakan kelulusan mereka bersama keluarga dan sahabat, pasukan Israel menghentikan konvoi mobil mereka, bahkan menyerbu rumah keluarga mereka saat perayaan sedang berlangsung. Dalam sekejap, Israel menghancurkan kebahagiaan yang tengah mereka rasakan dan mengubahnya menjadi ancaman teror yang menakutkan.

Penyerbuan perayaan kelulusan di Al-Quds (Yerusalem)

Watch: Israeli occupation forces attack Palestinians while celebrating the results of the secondary school graduation exams, today, in occupied Jerusalem. pic.twitter.com/3iLqoo8qrQ

— Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

Penyerbuan rumah di Masafer Yatta

WATCH: Israeli occupation stormed the home of Palestinian man Sami Al-Harini in the village of Al-Tawana in Masafer Yatta, south of Hebron, while celebrating his sister’s success in the secondary school graduation exams. pic.twitter.com/uopSX6DvCd

— Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

 

WATCH: Israeli occupation forces disturb the joy of a Palestinian family celebrating their daughter’s success in the secondary school graduation exams in Masafer Yatta, south of Hebron, and arrested 4 Palestinians. pic.twitter.com/h7tplhJnJd

— Quds News Network (@QudsNen) July 20, 2023

Tahun ini, perayaan kelulusan ujian Tawjihi memang memiliki banyak rasa. Di satu sisi, banyak siswa dan keluarga yang bersukacita atas kelulusan anak-anak mereka yang membanggakan. Akan tetapi, di sisi lain, keluarga dan sahabat dari anak-anak yang dibunuh oleh Israel tahun ini hanya bisa memendam kesedihan karena tidak bisa merayakan kelulusan bersama orang tercinta mereka. Akan tetapi, Palestina bukan negeri yang penduduknya lama terkurung dalam duka. Di tengah-tengah mencekamnya penjajahan di seluruh wilayah Palestina, penduduknya selalu bisa menemukan oase penyejuk, alasan-alasan kecil yang membuat mereka bisa berbahagia. Semangat anak-anak Palestina akan selalu tumbuh untuk bisa terus belajar dan berprestasi, sebab mereka yakin bahwa suatu hari nanti, di tangan merekalah Palestina akan dipimpin dan terbebas dari penjajahan selamanya.

 

Salsabila Safitri, S.Hum.

Penulis merupakan Relawan Departemen Penelitian dan Pengembangan Adara Relief International yang mengkaji tentang realita ekonomi, sosial, politik, dan hukum yang terjadi di Palestina, khususnya tentang anak dan perempuan. Ia merupakan lulusan sarjana jurusan Sastra Arab, FIB UI.

Sumber:

https://daysofpalestine.ps/palestinians-celebrate-high-school-exam-results/

https://www.#/20230720-palestine-releases-secondary-exam-results-with-rising-success-rates/

https://twitter.com/QudsNen/status/1682704027258167298?t=sdeBb6Ko0hHhX27rz3sm3A&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682384360169717762?t=NqtYSZNyMtXs9OPGNUV_XQ&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682261765252317187?t=C9Yo_yMA8J-8q5DKNn3dUg&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682088831464382480?t=JzZQYEUlue_kEYM6MKPPzg&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682001271404871682?t=FL__xzXlEtg4wypxDB0Sbw&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682014270651809792?t=xvMKWqG5xGrDJ8JNaWWWSQ&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682010998339715076?t=BPDf1qqtPPoRdqd0dqCvNQ&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682004746704412674?t=K2ZvCF7Ye4se6CSnUfO70Q&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681923883849469954?t=FigU8ewVz3VaePDYgiPraA&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681948117590065153?t=1LWZXT08d9eGS28M-cb0_A&s=19

Baca Juga

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

https://twitter.com/QudsNen/status/1682070848361086976?t=zRRB9OKi01e4EwC_hyJj3A&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681983974103478272?t=RHbNpRy1N70Nk8easzE7PA&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681977593795420161?t=lRHRjm7EKD0orsbS5oAOiw&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681952165894447104?t=VyVkWi8tYwp_vS_qy-s4dQ&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682051379727138825?t=-XcS_b-aiOXJynAB2QcnwA&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681961046590861312?t=EUsxywDpmSe845VAqeOMCw&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681950299739631617?t=fqEdsSitcoJPvsGSoWzUig&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681929505454145537?t=EZm0Hco-RtyAdCfm0rZvzw&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681996868388024320?t=yW2JuXTBuATuXHgZQs8shQ&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1682036362546143236?t=3tkx1tUewhBcxTPDN8VfkA&s=19 https://twitter.com/QudsNen/status/1682026850967777283?t=ysxEmORPgLS2aEG9oRouqA&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681952122965827584?t=TvN-q5X8s66uCftqw9EkiA&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681971055475212289?t=GRAOmmOHBrX6WIfOc7oW_w&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681938607819444224?t=nfG-RGu9L9Jg4n-eBpeGQw&s=19

https://twitter.com/QudsNen/status/1681929523548356609?t=3JzrMNA3P8jldzvAlr1Crw&s=19

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Al QudsArtikelGazahebronPalestinaRamallahSerangan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pasukan Israel Bunuh Anak Palestina Berusia 14 Tahun di Qalqilya

Next Post

Pentingnya Masalah Palestina di Mata Kakek Dian Sastrowardoyo (Sunario Sastrowardoyo)

Adara Relief International

Related Posts

Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)
Artikel

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

by Adara Relief International
Januari 14, 2026
0
23

Jika aku meninggal, aku ingin kematian yang menggemparkan Aku tidak ingin hanya menjadi berita utama,  atau sekadar angka dalam sebuah...

Read moreDetails
Sebuah grafiti dengan gambar sastrawan Palestina, Mahmoud Darwish, dan penggalan puisinya, “Di atas tanah ini ada hidup yang layak diperjuangkan”. (Zaina Zinati/Jordan News)

Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

Januari 12, 2026
63
Banjir merendam tenda-tenda pengungsian di Gaza (Al Jazeera)

Banjir dan Badai di Gaza: Vonis Mati Tanpa Peringatan

Januari 7, 2026
59
Pemusnahan Umat Kristen: Bentuk Pembersihan Etnis Zionis yang Tak Pandang Bulu

Pemusnahan Umat Kristen: Bentuk Pembersihan Etnis Zionis yang Tak Pandang Bulu

Januari 7, 2026
30
Tawanan Palestina di penjara Sde Teiman (The Guardian)

Dari Tashrifeh Hingga Pembantaian: Penjara Israel Menjelma Neraka Bagi Tawanan Palestina

Desember 15, 2025
57
Seorang ibu di Gaza menunjukkan foto anaknya sebelum kakinya diamputasi karena serangan Israel (The New Arab)

“Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

Desember 5, 2025
59
Next Post
Pentingnya Masalah Palestina di Mata Kakek Dian Sastrowardoyo (Sunario Sastrowardoyo)

Pentingnya Masalah Palestina di Mata Kakek Dian Sastrowardoyo (Sunario Sastrowardoyo)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630