Sabtu (4/6), kelompok pemantau media sosial yang berbasis di Ramallah, Sada Social Center, mengatakan telah mendokumentasikan 132 pelanggaran terhadap konten digital Palestina di platform media sosial selama bulan Mei. Pelanggaran termasuk pembatasan posting, jangkauan posting dan larangan posting berita yang terkait dengan Palestina.
Meta dilaporkan telah mengklasifikasikan nama-nama pejuang kemerdekaan Palestina maupun kelompok pro-Palestina sebagai ‘individu berbahaya’ atau ‘organisasi berbahaya’ di Facebook dan memberi peringatan bagi orang yang mencari namanya di platform tersebut. Facebook juga telah menghapus postingan-postingan yang membuktikan serangan Zionis terhadap jurnalis Shireen Abu Akleh dan menyerang pemakamannya.
Sada Social Center juga memantau pelanggaran terhadap lebih dari 64 akun jurnalis, jaringan berita dan aktivis, yang mewakili lebih dari 48% dari total pelanggaran konten digital selama Mei. Pelanggaran tersebut tersebar sebagai berikut: Facebook (70), Twitter (5), Instagram (8), YouTube (13), WhatsApp milik jaringan berita dan jurnalis (42), Tik Tok (5), dan ClubHouse (1).
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129525
https://qudsnen.co/ngo-132-violations-against-palestinian-content-on-social-media-platforms-in-may/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







