Pemerintah Provinsi Al-Quds menegaskan, pada Selasa malam (10/5), bahwa pendudukan terus menargetkan dan menyerang anak-anak Al-Quds serta menargetkan sekolah atau lembaga yang peduli dengan hak-hak mereka dan kerangka sosial mereka. Dalam laporannya tentang pelanggaran pendudukan terhadap anak-anak di Al-Quds selama bulan April, pemerintah mengatakan bahwa persentase anak-anak Al-Quds antara (0-14 tahun) berjumlah sekitar 39% dari total populasi provinsi.
Pendudukan menargetkan anak-anak di bawah usia 18 tahun dengan penangkapan berulang, yang merupakan “buah” dari dikeluarkannya keputusan deportasi, kurungan rumah, dan hukuman penjara yang tidak memperhitungkan usia mereka. Menurut statistik Pusat Informasi Wadi Hilweh di Al-Quds, tiga anak berusia kurang dari 12 tahun, dan 136 anak di bawah umur telah ditangkap.
Terpantau pada 15 April lalu, sekitar 71 anak-anak ditangkap dan sekitar 52 di antaranya ditangkap setelah dipukuli dan dianiaya di dalam halaman Masjid al-Aqsa. Selama bulan April, pejabat Al-Quds mencatat cedera yang dialami anak-anak, misalnya Muhammad Iyad Mutawar, yang terkena peluru logam berlapis karet di mata.
Pada 4 April, pemerintah Al-Quds mengamati bahwa seorang petugas polisi Israel menggeledah tas siswa Sekolah Menengah Syariah Al-Aqsa di Bab Hutta dengan benda tajam di tangannya, sementara pada 20 April, pasukan pendudukan menyerang seorang guru dan tiga siswa dari daerah Bab Hutta di Kota Tua Al-Quds, sekaligus menangkap dan membawa mereka ke pusat penyelidikan.
Sumber:
https://www.wafa.ps/Pages/Details/47498
https://hadfnews.ps/post/99629/القدس–الاحتلال–يعتقل-71-طفلا–خلال–نيسان–الماضي
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







