Agresi genosida Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza telah menyebabkan kerusakan besar pada lingkungan alam di wilayah tersebut, kata badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) pada hari Rabu (5/6), Anadolu Agency melaporkan.
“Agresi (Israel) di Gaza telah merugikan jutaan nyawa warga Palestina dan menyebabkan kerusakan besar terhadap lingkungan alam yang mereka andalkan untuk mendapatkan air, udara bersih, makanan, dan mata pencaharian,” kata UNRWA dalam sebuah pernyataan.
“Memulihkan lingkungan akan memakan waktu puluhan tahun dan tidak dapat dimulai sampai adanya gencatan senjata,” tambahnya.
Menurut data Palestina, ketersediaan air di Gaza kini diperkirakan hanya 10–20 persen dari tingkat sebelum perang, dengan pasokan yang sangat bervariasi dan bergantung pada ketersediaan bahan bakar.
Sekitar 50 persen jaringan air dan sembilan dari sepuluh reservoir (tempat penampungan) air telah hancur akibat agresi. Pada waktu yang bersamaan Israel juga memberlakukan blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan sehingga melumpuhkan ketersediaan kebutuhan dasar manusia.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








