Seorang pemukim kolonial Israel menabrak seorang anak Palestina dengan kendaraannya di dekat Desa Beita, selatan Kota Nablus, Tepi Barat yang diduduki, pada Jumat (20/5). Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa Ameer Bashir menderita memar dan patah tulang setelah seorang pemukim Israel menabraknya dengan mobil. Bashir dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dan kondisinya dilaporkan stabil.
Bulan Sabit Merah Palestina juga mengonfirmasi bahwa pasukan pendudukan Israel melukai setidaknya 65 warga Palestina yang ambil bagian dalam protes damai terhadap pendudukan Israel di Desa Beita dan Beit Dajan di Nablus. Sebanyak 13 orang ditembak dengan peluru logam Israel.
Desa Beit Dajan dan Beita telah menjadi tempat protes mingguan untuk menentang pendudukan Israel dan perluasan permukiman. Namun, meskipun protes berlangsung damai, pasukan Israel telah menekan, menahan, dan menyerang para pengunjuk rasa. Hal ini mengakibatkan ratusan orang terluka bahkan terbunuh.
Sumber:
https://qudsnen.co/israeli-colonial-settler-runs-over-palestinian-child-in-nabluss-beita-village/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








