Kelompok ekstremis Israel menyerbu kawasan Al-Zayadana, wilayah Rahat yang terletak di Gurun Naqab, dengan perlindungan tentara pada Rabu pagi (9/2). Mereka meletakkan karavan di tanah tersebut sebagai upaya merampas tanah milik penduduk Palestina.
Sumber lokal mengatakan bahwa lebih dari 40 pasukan Israel menyerbu wilayah tersebut dan meletakkan beberapa karavan untuk mendirikan permukiman ilegal baru yang bernama “Ma’aleh Paula.”
Itamar Ben-Gvir, sayap kanan MK Israel datang beberapa jam kemudian dengan kawalan tentara dan mengancam penduduk Palestina dengan mengatakan, “Ini tanah kami, kami akan mengirim kalian ke Suriah.”
Sesaat kemudian, jumlah pemukim yang menyerbu menjadi 80 orang. Tentara mencegah penduduk setempat untuk memasuki wilayah tersebut dan mempersilakan pemukim melanjutkan meletakkan karavan dan memprovokasi penduduk.
Penduduk yang menolak perampasan tanah, melakukan konfrontasi dengan para pemukim dan menekan otoritas penjajah untuk memindahkan karavan-karavan yang ada.
Sumber :
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







