Pemukim Israel pada Sabtu (13/8) mencuri peralatan pertanian milik seorang warga Palestina di Desa Kisan, timur Betlehem, Tepi Barat. Anggota Dewan Desa Kisan, Nabil Ibayyat, mengatakan bahwa sejumlah pemukim mendobrak pintu gudang dan mencuri peralatan pertanian, termasuk alat-alat logam dan kawat berduri. Dia menambahkan bahwa ini bukan serangan pertama pemukim terhadap desa.
Kisan menghadapi agresi harian dari pemukim dan tentara penjajah yang mencoba mengusir para penggembala dan petani keluar dari desa, agar dapat mengambil alih tanah Palestina untuk perluasan pemukiman. Vandalisme pemukim Israel di Tepi Barat rutin dilakukan dan didukung penuh oleh Otoritas Israel, kata kelompok hak asasi manusia Israel B’Tselem.
“Kekerasan dan vandalisme pemukim terjadi dengan dukungan penuh Otoritas Israel. Kadang-kadang tentara mengambil bagian dalam penyerangan; di lain waktu, mereka diam saja. Polisi tidak melakukan upaya substansial untuk menyelidiki insiden tersebut, apalagi mengambil tindakan untuk mencegahnya atau menghentikannya,” katanya.
Israel mendapat manfaat dari tindakan buruk tersebut karena kekerasan pemukim secara bertahap telah merampas lebih banyak wilayah Palestina di Tepi Barat, membuka jalan bagi pengambilalihan tanah dan sumber daya oleh Israel, kata B’Tselem.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







