• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Pemerintah Israel Diduga Menghindari Negosiasi Tahap Kedua Gencatan Senjata di Gaza

by Adara Relief International
Maret 3, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Pemerintah Israel Diduga Menghindari Negosiasi Tahap Kedua Gencatan Senjata di Gaza

Pemimpin oposisi: Netanyahu hindari negosiasi tahap kedua gencatan senjata Gaza [AA]

13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pemerintah Israel diduga menghindari negosiasi tahap kedua dari kesepakatan gencatan senjata di Gaza, yang seharusnya dimulai pada hari ke-16 setelah selesainya kesepakatan tahap pertama. Yair Golan, pemimpin Partai Demokrat di Israel, menyatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sengaja memperpanjang genosida demi kepentingan politiknya.

“Netanyahu ingin agresi ini berlangsung selamanya. Dia terus mencari cara untuk membuat warga Israel tetap dalam keadaan darurat karena itu menguntungkan posisinya,” kata Golan kepada harian Maariv. Ia juga menegaskan bahwa Netanyahu tidak memprioritaskan nyawa para sandera atau tentara Israel yang tewas di medan perang.

Kesepakatan tahap pertama, yang berlangsung selama enam minggu sejak 19 Januari, secara resmi berakhir pada Sabtu tengah malam. Namun, Israel menolak untuk melanjutkan tahap kedua, yang mencakup penghentian penuh agresi dan penarikan pasukan Israel dari Gaza. Hamas menegaskan bahwa mereka tidak akan melanjutkan proses ini kecuali Israel memenuhi semua kewajibannya sesuai kesepakatan.

Setelah berakhirnya tahap pertama gencatan senjata, Israel menghentikan seluruh bantuan kemanusiaan ke Gaza dengan alasan Hamas menolak memperpanjang kesepakatan awal. Kantor Netanyahu menyatakan bahwa jika Hamas terus menolak, akan ada konsekuensi tambahan. Keputusan ini didukung oleh politisi sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, yang menyerukan pemutusan listrik dan air ke Gaza serta dimulainya kembali serangan militer.

Sementara itu, kantor media pemerintah Gaza mengutuk tindakan Israel sebagai “genosida dengan melaparkan penduduk” karena lebih dari dua juta penduduk Gaza sepenuhnya bergantung pada bantuan kemanusiaan. Mereka mendesak para mediator internasional untuk menekan Israel agar memenuhi kewajiban sesuai perjanjian.

Di tengah kebuntuan ini, perwakilan Israel dikabarkan berada di Kairo untuk bernegosiasi mengenai perpanjangan tahap pertama gencatan senjata selama 42 hari tambahan. Namun, Hamas menolak proposal tersebut dan menegaskan bahwa mereka hanya akan melanjutkan ke tahap kedua yang telah disepakati, yang mencakup penghentian total agresi dan penarikan penuh Israel dari Gaza.

Meskipun laporan dari pemerintah Mesir menyatakan bahwa diskusi intensif telah dimulai antara Israel, Qatar, dan Amerika Serikat, Hamas membantah adanya perundingan mengenai tahap kedua. Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menegaskan bahwa Israel menghindari kewajiban untuk mengakhiri agresi dan menarik pasukannya dari Gaza. Menurutnya, Israel hanya ingin membebaskan sandera tanpa menghentikan agresi militer terhadap rakyat Palestina.

Sumber:

Baca Juga

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

https://www.aa.com.tr

https://www.aa.com.tr

https://qudsnen.co

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Rafah, Kota Persinggahan Masa Silam yang Kini Menjadi Batas Hidup dan Mati bagi Penduduk Gaza

Next Post

Israel Hentikan Bantuan Kemanusiaan dan Panggil 400.000 Tentara Cadangan

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Israel Hentikan Bantuan Kemanusiaan dan Panggil 400.000 Tentara Cadangan

Israel Hentikan Bantuan Kemanusiaan dan Panggil 400.000 Tentara Cadangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630