Lebih dari 181.000 unit rumah telah rusak akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober, Kantor Media Pemerintah mengatakan pada Senin (23/10). “Lebih dari 20.000 unit hancur total atau tidak dapat dihuni,” Salama Marouf, juru bicara kantor tersebut, mengatakan pada konferensi pers di Kota Gaza.
Ia mengatakan, 72 gedung pemerintahan serta puluhan fasilitas umum dan pelayanan juga rusak. “177 sekolah, 32 masjid dan tiga gereja juga mengalami kerusakan atau kehancuran akibat serangan Israel.”
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Iyad Al-Bozom, mengatakan sebagian besar bom yang digunakan Israel di Gaza adalah buatan AS. Israel melancarkan kampanye pengeboman tanpa henti di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas oleh Hamas ke kota-kota perbatasan Israel pada 7 Oktober.
Hampir 6.500 orang tewas dalam agresi tersebut, termasuk sedikitnya 5.087 warga Palestina dan lebih dari 1.400 warga Israel.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها







