Masyarakat Jenin berkabung atas kematian anak laki-laki berusia 17 tahun, Muhammad Hussein Zakarna, yang meninggal pada Minggu malam (10/4) selama penyerbuan pasukan khusus Israel. Mereka mencoba membunuh ibu dan saudara laki-laki Raad Khazem, pelaku operasi Tel Aviv. Zakarna terkena peluru tajam di daerah panggul, menjalani perawatan di Rumah Sakit Al-Razi hingga kematiannya diumumkan pada Senin pagi (11/4).
Ayahnya, Hussein Zakarna, menjelaskan bahwa anaknya sangat penyayang, ramah, saleh, juga patuh pada orang tuanya. Ia selalu pulang sekolah lebih awal untuk menjual sayuran demi menghidupi keluarganya dan membangun masa depan yang cerah. Namun, sepulangnya Muhammad dari berjualan sayuran, ia dikejutkan oleh peluru pasukan khusus Israel yang menyusup ke kota untuk menangkap orang yang “dicari” sehingga terluka dan syahid.
Pasukan pendudukan melanjutkan serangan dan penyerbuan mereka ke kota-kota dan desa-desa di Provinsi Jenin dan menangkap sejumlah warga. Direktur Prisoners Society, Montaser Sammour, mengatakan bahwa pasukan pendudukan menangkap 5 pemuda lainnya. Sebagian besar penduduk Jenin tidak tidur semalaman karena ketakutan.
Sumber:
https://www.wafa.ps/Pages/Details/44844
https://www.#/20220411-palestinian-teen-dies-of-wounds-from-israeli-fire/
https://english.wafa.ps/Pages/Details/128753
https://qudsnen.co/17-year-old-palestinian-dies-of-injuries-sustained-by-israeli-gunfire-in-jenin/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








