PBB menyatakan pada Jumat (23/5) bahwa setidaknya 94% rumah sakit di Gaza telah rusak atau hancur dan setengahnya tidak lagi beroperasi, lapor Anadolu. Mengutip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Juru Bicara PBB Farhan Haq mengatakan pada konferensi pers bahwa “intensitas genosida telah membawa sistem kesehatan Gaza yang sudah melemah, ke titik puncak.”
Haq mengatakan empat rumah sakit besar telah menghentikan operasi dalam sepekan terakhir karena serangan atau perintah pemindahan. “WHO melaporkan bahwa 4% dari hampir 700 serangan terhadap perawatan kesehatan di Gaza sejak Oktober 2023 telah tercatat selama sepekan terakhir saja,” katanya seraya menambahkan bahwa 28 serangan dalam tujuh hari adalah “empat kali jumlah rata-rata serangan per hari.”
Sementara itu di Tepi Barat, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan bahwa kekerasan pemukim memaksa seluruh komunitas Badui di dekat Ramallah untuk membongkar rumah mereka. “Antara 13 dan 19 Mei, OCHA mencatat setidaknya 28 serangan pemukim telah mengakibatkan korban, kerusakan properti atau keduanya,” kata Haq.
Sumber: https://www.#/20250524-at-least-94-of-hospitals-in-gaza-damaged-or-destroyed-un/








