Eskalasi antara Israel dan kelompok pejuang Palestina mengakibatkan 123.540 warga Palestina mengungsi di Jalur Gaza yang diblokade. Angka tersebut merupakan data terbaru dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).
“Eskalasi telah menyebabkan pengungsian internal. Lebih dari 17.500 keluarga, yang berjumlah lebih dari 123.538 orang telah mengungsi di Gaza, sebagian besar karena ketakutan, kekhawatiran akan perlindungan dan hancurnya rumah mereka. Dari jumlah pengungsi internal (IDP), UNRWA memperkirakan 137 ribu orang berlindung di 64 sekolah, beberapa di antaranya ditetapkan sebagai tempat penampungan darurat,” jelas pernyataan itu.
Empat menara yang merupakan tempat tinggal juga diratakan selama pengeboman tersebut. Kerusakan properti lainnya menyebabkan 159 unit rumah hancur dan 1.210 unit rusak parah, kata Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Gaza.
Enam pekerja layanan kesehatan tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan udara Israel yang juga merusak tujuh fasilitas layanan kesehatan dan sembilan ambulans, kata PBB. “Kerusakan fasilitas terkait WASH akibat serangan udara Israel telah melemahkan penyediaan layanan air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) untuk lebih dari 400.000 orang.”
Ditambahkannya, Israel memutus aliran listrik ke Gaza pada Sabtu malam (7/10), mengurangi jam penggunaan listrik menjadi 3–4 jam per hari. “Pembangkit Listrik Gaza saat ini merupakan satu-satunya sumber listrik dan bisa kehabisan bahan bakar dalam beberapa hari,” terangnya.
Warga Palestina di Tepi Barat yang dijajah, termasuk Al-Quds Timur, juga menjadi sasaran serangan. PBB melaporkan bahwa 13 warga Palestina, termasuk seorang anak berusia 12 tahun, dibunuh oleh pasukan Israel di berbagai wilayah di Tepi Barat. Sebelas dari mereka tewas dalam demonstrasi solidaritas dengan Jalur Gaza, dan 191 orang lainnya terluka.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








