PBB melaporkan bahwa hampir seluruh pengungsian terbaru di Jalur Gaza berasal dari Kota Gaza. Serangan udara Israel yang semakin intensif memaksa puluhan ribu warga melarikan diri. Antara 12 hingga 20 Agustus saja, tercatat lebih dari 16.800 pengungsian baru, sehingga total perpindahan sejak berakhirnya gencatan senjata pada pertengahan Maret mencapai lebih dari 796.000 jiwa. Sekitar 95% di antaranya berasal dari Kota Gaza, terutama wilayah timur.
Juru bicara PBB, Daniela Gross, memperingatkan bahwa pengeboman Israel di Kota Gaza dan sekitarnya menimbulkan dampak dahsyat bagi warga sipil, termasuk tingginya korban jiwa dan kehancuran besar, khususnya di wilayah al-Zeitoun. UNICEF menambahkan bahwa Juli menjadi bulan paling mematikan bagi anak-anak di Gaza akibat gizi buruk. Sebanyak 24 anak di bawah usia lima tahun dilaporkan meninggal, sementara 320.000 anak balita terancam mengalami malnutrisi akut, penyakit, dan risiko kesehatan jangka panjang.
Di tengah krisis kemanusiaan tersebut, Menteri Perang Israel, Israel Katz, mengancam akan menjadikan Kota Gaza sebagai puing-puing seperti Beit Hanoun di utara Gaza yang telah rata akibat serangan Israel. Katz menyampaikan ancaman itu dalam pertemuan dengan para rabi dari Partai Zionisme Religius yang selama ini mendorong penghancuran Gaza, pengusiran warga Palestina, dan pendirian permukiman ilegal.
Ancaman Katz muncul sehari setelah ia menyetujui rencana untuk menduduki Kota Gaza. Rencana ini mencakup pengusiran hampir satu juta warga Palestina ke selatan, mengepung kota, dan melakukan serangan darat ke kawasan permukiman. Sebagai langkah awal, pada 11 Agustus militer Israel melancarkan serangan besar ke distrik Zaitun dengan menghancurkan rumah menggunakan robot bermuatan peledak, tembakan artileri, dan serangan membabi buta yang memicu pengungsian massal.
Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 62.000 warga Palestina di Gaza. Agresi militer ini menghancurkan hampir seluruh wilayah kantong tersebut yang kini menghadapi ancaman kelaparan.
Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ).
Sumber:
https://www.#/20250821-un-says-95-of-recent-displacements-in-gaza-are-from-gaza-city/
https://www.#/20250821-gaza-city-will-face-same-fate-of-beit-hanoun-israeli-defense-minister-threatens/








