Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengungkapkan bahwa sekitar 14.000 wanita hamil di Lebanon telah terkena dampak agresi Israel di Lebanon.
Laporan yang diterbitkan pada Rabu (13/11) mencatat bahwa dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 diperkirakan akan melahirkan dalam beberapa pekan mendatang.
Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), agresi Israel telah menyebabkan sekitar 880.000 orang mengungsi di Lebanon sementara 470.000 orang lainnya mencari perlindungan di negara tetangga, Suriah.
Menanggapi krisis kemanusiaan ini, Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) telah meluncurkan permohonan bantuan sebesar $426 juta untuk memberikan dukungan penting bagi mereka yang terkena dampak pengeboman Israel di Lebanon.
Akan tetapi, hingga kini, hanya sekitar seperempatnya yang telah diperoleh dari donatur internasional.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








