Dalam misa inaugurasi yang digelar pada Ahad (18/05) di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi kemanusiaan di Gaza
“Anak-anak, keluarga, dan orang tua di Gaza terpaksa hidup dalam keadaan kelaparan”, ujarnya di hadapan sekitar 200.000 jemaat dan delegasi dari berbagai negara, keluarga kerajaan, serta gereja-gereja Kristen lainnya.
Paus menegaskan bahwa umat katolik tidak boleh melupakan saudara-saudari yang menderita akibat perang. Ia juga menyoroti pentingnya negosiasi untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Ukraina. Usai misa, Paus Leo XIV bertemu secara pribadi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Sementara itu, agresi militer Israel terhadap Jalur Gaza yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 terus berlanjut dan telah membunuh lebih dari 53.300 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak. Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Selain itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas perang yang dilancarkannya di wilayah tersebut.
https://www.#/20250518-children-families-elderly-in-gaza-reduced-to-starvation-pope-leo/







