Patriarkat Ortodoks Yunani Al-Quds (Yerusalem) mengecam pelanggaran ekstremis yahudi di properti mereka.
Pada pagi hari Senin (6/6) sekitar pukul 10:30 waktu setempat, kaum radikal Israel masuk tanpa izin ke Taman Yunani di Gunung Zion di Al-Quds (Yerusalem) milik Patriarkat Ortodoks Yunani Al-Quds (Yerusalem). Patriarkat kemudian membuat keputusan untuk mengunci gerbang ke properti pribadi mereka menjelang hari Shavuot.
Para ekstremis Israel memasuki situs tanpa izin, berkemah di lapangan, dan menghancurkan situs tersebut. Di dalam taman, kaum ekstremis juga menerobos pagar yang melindungi kapel di lokasi tersebut untuk digunakan minggu ini untuk merayakan Festival Kristen Pentakosta. Para ekstremis menerobos penghalang dan naik ke kapel, ruang suci bagi orang Kristen. Segera setelah insiden, personel Patriarkat bersama dengan penjaga taman mengajukan aduan ke polisi, sehingga mengeluarkan sebuah laporan untuk melindungi situs tersebut.
Ekstremis yahudi sering merusak Kapel Ortodoks Yunani di situs tersebut. Mereka seringkali menuangkan cat ke kapel, buang air kecil dan merusak taman. Kelompok ekstremis juga sering membuang sampah sembarangan dan merusak lapangan basket yang dicap dengan logo Patriarkat, sebuah tindakan intimidasi fisik dan retoris terhadap gereja-gereja.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129559
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







