Pasukan Zionis pada Rabu malam (22/9) menawan sedikitnya enam warga Palestina dari berbagai bagian Tepi Barat, menurut sumber lokal dan keamanan.
Mereka mengatakan bahwa tentara Zionis menangkap seorang Palestina setelah menggeledah rumah keluarganya di kamp pengungsi Jalazone, utara kota Ramallah. Di Al-Quds Timur, puluhan tentara Zionis yang bersembunyi di sebuah minibus menyerbu kamp pengungsi Shuafat dan menculik empat orang lainnya. Sementara itu, sumber mengkonfirmasi serangan serupa di kota Yerikho, yang mengakibatkan penawanan lainnya.
Baca juga: Halangi Akses Petani, Pasukan Zionis Ratakan Lahan Tepi Barat di dekat Tembok Apartheid
Pasukan Zionis hampir setiap hari menyerang rumah-rumah Palestina di seluruh Tepi Barat dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang “dicari”, memicu bentrokan dengan penduduk. Penggerebekan ini, yang juga terjadi di daerah-daerah di bawah kendali penuh Otoritas Palestina, dilakukan tanpa perlu surat perintah penggeledahan, kapan pun dan di mana pun militer memilih sesuai dengan kekuatan sewenang-wenangnya.
Baca juga: Bentrokan Terjadi di Nablus, Seorang Wartawan Terluka, Lainnya Terkapar Lemas
Di bawah hukum militer Zionis Israel, komandan tentara memiliki otoritas eksekutif, legislatif dan yudikatif penuh atas 3 juta warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat. Palestina tidak memiliki suara tentang bagaimana otoritas ini dijalankan.
Sumber: Wafa
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







