Sekelompok besar polisi pendudukan Israel menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa Kamis pagi (21/4) sebelum serangan massal oleh kelompok pemukim Yahudi ilegal. Jemaah Muslim di Tempat Suci, pria, wanita dan anak-anak, diserang secara brutal oleh polisi. Menurut Masyarakat Bulan Sabit Merah, dua puluh warga Palestina terluka sebagai akibat dari penindasan Israel kepada jemaah yang memprotes serangan pemukim. Polisi secara paksa memindahkan jemaah dari Masjid Qibli dan Masjid Kubah Batu di dalam kompleks.
Para pemukim kemudian memasuki Al-Aqsa dari Gerbang al-Mughrabi dalam kelompok yang dilindungi oleh polisi. Mereka menerobos tempat suci, mendengar ceramah tentang “kuil”, dan melakukan ritual Talmud di seberang Masjid Kubah Batu. Pasukan pendudukan mengepung para pemuda yang berada di dalam Masjid Al-Aqsa serta menembakkan peluru karet dan tabung gas air mata ke arah mereka. Seorang pria tua terluka oleh peluru karet, sementara wartawan ditahan di luar masjid.
Di luar tempat suci, polisi Israel terus membatasi warga Al-Quds dan mendirikan pos pemeriksaan di dalam Kota Tua yang diduduki dan di jalan-jalan menuju gerbang Al-Aqsa. Polisi mencegah banyak muslim – warga Palestina dan juga pengunjung asing – terutama kaum muda, memasuki Al-Aqsa untuk melaksanakan salat Subuh.
Departemen Wakaf Islam di Al-Quds yang diduduki melaporkan bahwa lebih dari 750 pemukim menyerbu ke dalam masjid pada hari itu, menyebabkan jumlah total pemukim yang terlibat dalam serangan untuk menandai hari raya Paskah Yahudi, yang dimulai Jumat pekan lalu, menjadi 3.670.
Sementara itu, mulai Jumat, selama sepuluh hari terakhir Ramadan, Israel diperkirakan akan melarang nonmuslim memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa. Dengan demikian, serangan pemukim seharusnya, secara teori, tidak terjadi selama periode itu.
Sumber:
https://www.#/20220421-israel-occupation-forces-storm-al-aqsa-mosque-again-and-attack-worshippers/
https://english.wafa.ps/Pages/Details/128898
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








