Pasukan Israel mencegah Murabithah Raja’ Daour, dari Acre (Akka), untuk memasuki Masjid Al-Aqsa di Al-Quds (Yerusalem) pada Selasa (27/9). Pasukan pendudukan memperbarui perintah untuk mendeportasi Daour atau biasa dipanggil “Umm Tariq” dari Masjid Al-Aqsa untuk jangka waktu 3 bulan. Raja’ Daour berkata bahwa dia menerima perintah deportasi dari Masjid Al-Aqsa ketika tiba di salah satu pintu masjid. Pasukan pendudukan mencegahnya untuk masuk dan memberitahu dia tentang perintah deportasi.
Dia melanjutkan, “Ceritanya tidak hanya dimulai hari ini, tetapi pada awal bulan ini. Peristiwa ini terjadi ketika polisi pendudukan memberi saya perintah deportasi. Mereka menangkap saya ketika saya sedang menghadapi seorang pemukim yang mencoba menyerang saya pada tanggal 6 bulan ini. Saat itu, saya dilarang memasuki Al-Aqsa selama seminggu, dan saya harus pergi ke kantor polisi setelah itu, tetapi saya memutuskan tidak pergi.”
Dia mengatakan kepada Al-Jarmaq, “Hari ini, saya terkejut dengan perintah pembaruan perintah deportasi. Saya mengatakan kepada polisi bahwa perintah deportasi telah berakhir beberapa waktu lalu, tetapi mereka mengatakan kepada saya bahwa itu diperpanjang selama 3 bulan,” Raja’ mencatat bahwa dia belum pernah diberitahu tentang masalah ini sebelumnya dan hanya mengetahuinya ketika dia tiba di Masjid Al-Aqsa beberapa jam setelah berangkat dari Acre.
Pasukan pendudukan sebelumnya telah menangkap Raja’ Daour dari halaman Masjid Al-Aqsa pada 6 September dan memberikan larangan untuk memasuki Masjid Al-Aqsa selama seminggu. Perintah tersebut bertepatan dengan penggeledahan rumahnya dan pemanggilan putranya, Tariq Daour, untuk diinterogasi.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







