• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 6, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Pasukan Israel Menyiksa Warga Palestina di Pos Pemeriksaan Rafah

by Adara Relief International
Februari 4, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Perempuan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Pasukan Israel Menyiksa Warga Palestina di Pos Pemeriksaan Rafah
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Warga Palestina yang kembali ke Jalur Gaza pada Senin (02/02) mengatakan bahwa pasukan Israel telah menyiksa mereka di pos pemeriksaan di Rafah. Pasukan Israel melakukan interogasi dan “penyiksaan” psikologis, berdasarkan pernyataan mereka.

Israel Mencegah Warga Gaza Kembali Melalui Perbatasan Rafah

Rotana al-Raqab adalah seorang perempuan Palestina yang berhasil menemui keluarganya di Gaza selatan pada Selasa (03/02) dini hari. Ia mengatakan bahwa kelompok bersenjata yang mendapat dukungan Israel menangkapnya bersama 11 orang lainnya setelah meninggalkan perbatasan Rafah.

Baca Juga

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Menurut televisi Al Arabi, para milisi membawa mereka ke pos pemeriksaan militer Israel yang terletak sekitar setengah kilometer di dalam Rafah. Raqab mengatakan kepada media lokal bahwa dia, ibunya, dan seorang perempuan lainnya terpisah dari kelompok mereka. 

Pihak Israel menahan mereka selama berjam-jam dalam kondisi diborgol dan mata ditutup, sejak matahari terbenam hingga sekitar pukul 11 ​​malam. Selama itu pula pasukan Israel menginterogasi mereka.

Para tentara menanyai mereka tentang hal-hal yang menurutnya “tidak dia ketahui dan tidak ada hubungannya sama sekali”. Seorang tentara bahkan mengancam akan menculik anak-anaknya yang sudah berada di Gaza, dan menahannya. Tentara lain mendesaknya untuk membawa anak-anaknya dan meninggalkan Jalur Gaza secara permanen. “Mereka ingin merampas anak-anak kami. Mereka tidak ingin kami kembali ke Gaza,” katanya.

Raqab juga mengatakan bahwa seorang perwira berusaha merekrut para perempuan tersebut untuk menjadi mata-mata bagi tentara Israel. Seorang tentara juga mengancam akan melakukan “hal-hal yang tidak pantas” terhadap perempuan lainnya dalam kelompok tersebut. Dia menggambarkan interogasi itu sebagai “penyiksaan psikologis” yang bertujuan untuk mencegah warga Palestina kembali ke Gaza. 

Selain itu, pasukan Israel menyita semua barang miliknya kecuali satu tas berisi pakaian. Makanan, mainan anak-anak, dan pengisi daya telepon tidak ada yang boleh dibawa. “Kami tidak bisa memberikan apa pun kepada anak-anak kami untuk membuat mereka bahagia,” katanya.

Seorang perempuan lanjut usia yang kembali pada hari Senin menggambarkan pengalaman serupa. Dia mengatakan bahwa rombongannya dibawa ke daerah yang berada di bawah kendali militer Israel. Di sana, dia menjalani interogasi selama tiga jam meskipun kondisi kesehatannya sedang tidak baik. “Kami mendapat perlakuan yang buruk,” katanya kepada media lokal.

Sumber: Middle East Eye, Quds News Network

ShareTweetSendShare
Previous Post

Indonesia Akan Keluar dari ‘Dewan Perdamaian’ Jika Palestina Tidak Mendapat Kemerdekaan

Next Post

18.500 Pasien Gaza Membutuhkan Perawatan Medis Khusus yang Tidak Tersedia

Adara Relief International

Related Posts

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza
Berita Kemanusiaan

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

by Adara Relief International
Februari 6, 2026
0
12

Dalam tiga bulan pertama genosida Israel di Gaza pada 2023, tercatat empat kematian yang secara resmi terkait dengan kelaparan. Namun,...

Read moreDetails
Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Februari 6, 2026
12
26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

Februari 6, 2026
13
Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Februari 6, 2026
13
Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Februari 6, 2026
14
Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Februari 5, 2026
22
Next Post
18.500 Pasien Gaza Membutuhkan Perawatan Medis Khusus yang Tidak Tersedia

18.500 Pasien Gaza Membutuhkan Perawatan Medis Khusus yang Tidak Tersedia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630