Pasukan penjajah Israel pada Rabu pagi (12/1) menghancurkan delapan bangunan penduduk Palestina yang berlokasi di Masafer Yatta, Hebron, yang terletak di wilayah jajahan Tepi Barat.
Sumber setempat melaporkan bahwa pasukan Israel kala itu menyerbu Masafer Yatta dan mulai menghancurkan bangunan-bangunan di Desa Al-Fakhit yang terdiri atas lima rumah, dua tangki air, dan sebuah kandang hewan ternak.
Masafer Yatta merupakan salah satu wilayah terpencil dan jarang penduduknya, terletak di Area C Tepi Barat yang sepenuhnya dikendalikan oleh Israel. Terdapat 17 perkampungan kecil yang menjadi rumah bagi 1.100 penduduk Palestina.
Israel mulai membangun permukiman di sana pada 1980-an dan hingga saat ini telah mencapai puluhan permukiman, pos, serta instalasi militer Israel.
Ada pun penghancuran rumah, penyitaan infrastruktur, latihan militer Israel, dan serangan terhadap penduduk merupakan kekerasan yang terjadi setiap hari. Hal ini memaksa penduduk lokal untuk tinggal di gua-gua karena mereka telah bersumpah untuk tidak meniggalkan Masafer Yatta apa pun kondisinya.
Bagi banyak penduduk Palestina yang tinggal di Area C Tepi Barat, Israel membuat sebuah “zona tembak” atau juga “zona militer tertutup” yang terlarang bagi penduduk Palestina untuk bermukim di sana kecuali memiliki perizinan dari otoritas Israel, yang hampir tidak mungkin diberikan.
Saat ini terdapat sekitar 700.000 pemukim di 256 permukiman ilegal dan juga pos-pos yang tersebar di wilayah Tepi Barat, termasuk Al-Quds Timur. Permukiman ini berstatus ilegal menurut hukum internasional.
Sumber :
https://qudsnen.co/israeli-forces-demolish-8-palestinian-structures-in-masafer-yatta-in- hebron/








