Dua warga Palestina terbunuh dan yang lainnya terluka ketika pasukan Israel menembaki warga yang mencoba kembali ke utara Jalur Gaza, segera setelah dimulainya gencatan senjata pada Jumat (24/11) pagi. Korban luka dikabarkan dipindahkan ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir Al-Balah. Setelah dimulainya gencatan senjata selama empat hari, ratusan ribu warga Palestina yang terdampar mulai kembali untuk memeriksa keadaan lingkungan dan rumah mereka di Jalur Gaza.
Sementara, pasukan Israel turut menjatuhkan selebaran di seluruh wilayah selatan dengan perintah untuk tidak kembali ke wilayah utara karena gencatan senjata bersifat sementara.
Hingga gencatan senjata kemanusiaan berlaku pada Jumat, 24 November, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan bahwa lebih dari 14.854 warga Palestina terbunuh, termasuk 6.150 anak-anak, dengan tambahan 36.000 orang luka. Sebanyak 7.000 warga Palestina hilang, termasuk lebih dari 4.700 perempuan dan anak-anak.
sumber:
https://www.palestinechronicle.com
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








