Pasukan Israel menargetkan pusat kesehatan di Kota Bazouriye di Lebanon selatan, membunuh dua paramedis, kata Kementerian Kesehatan Lebanon pada Ahad (3/11).
“Israel menargetkan titik posisi Asosiasi Kesehatan Islam di Bazouriye,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Serangan tersebut menjadikan jumlah korban jiwa di sektor kesehatan di Lebanon menjadi 180, sementara jumlah yang terluka mencapai 294 sejak dimulainya agresi Israel, menurut kementerian.
Israel telah meningkatkan kampanye udaranya di Lebanon sejak akhir September dalam eskalasi dari perang lintas perbatasan selama setahun antara Israel dan kelompok Hizbullah sejak dimulainya serangan brutal Israel di Jalur Gaza.
Hampir 3.000 orang terbunuh dan lebih dari 13.300 orang terluka dalam serangan Israel sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Lebanon.
Israel memperluas perang dengan melancarkan serangan ke Lebanon selatan pada 1 Oktober tahun ini.
Sumber: https://www.aa.com.tr
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








