Menteri Kebudayaan Atef Abu Seif telah meresmikan pameran seni plastik “Seratus Lukisan dari Gaza”, di hadapan perwakilan Kerajaan Belanda untuk Palestina, Michelle Rintenar, serta seniman Taysir Barakat dan Walid Ayoub. Para pengunjung yang tertarik dengan seni plastik segera berdatangan ke Pameran Buku Internasional Palestina ke-12, di Perpustakaan Nasional yang terletak di Kota Sarda, Tepi Barat.
Sebanyak 30 seniman plastik dari Gaza berpartisipasi memamerkan beberapa lukisan yang mendokumentasikan kehidupan sehari-hari di Jalur Gaza. Lukisan mereka menggambarkan isu-isu nasional dan warisan Palestina seperti Al-Quds (Yerusalem), para tawanan, serta keindahan alam di desa-desa dan kota-kota Palestina. Abu Seif mengatakan bahwa kementerian memang bermaksud membawa lukisan yang berbeda dari Gaza untuk memperkaya pawai seni di dalamnya. Pameran ini bertujuan untuk mengingat penderitaan rakyat Palestina di Gaza dari blokade Israel dan ketidakmampuan seniman untuk keluar dari sana atau menjual lukisan-lukisan mereka ke luar Gaza.
Pameran akan pindah ke beberapa kota Palestina, mulai dari Haifa ke Hebron dan kemudian kembali lagi ke Gaza. Ia menekankan bahwa ini adalah kesempatan bagi orang-orang untuk melihat keragaman seni plastik di Jalur Gaza yang kini banyak digeluti oleh kaum muda Gaza.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








