• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Pakar PBB: Israel Harus Hentikan Serangan Brutal Pemukim terhadap Petani Palestina

“Panen zaitun merupakan bagian penting dari kehidupan dan budaya Palestina. Hubungan masyarakat Palestina dengan pohon zaitun, yang dapat hidup selama ratusan tahun, juga terkait dengan hubungan mereka dengan leluhur dan masa depan mereka,”

by Adara Relief International
Oktober 17, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, International, News, Seni Budaya, Sosial EKonomi
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Pakar PBB: Israel Harus Hentikan Serangan Brutal Pemukim terhadap Petani Palestina

Para petani Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel menghadapi musim zaitun paling berbahaya yang pernah ada. [english.palinfo.com]

16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

“Para petani Palestina di Tepi Barat yang diduduki menghadapi musim zaitun paling berbahaya yang pernah ada,” kata para ahli PBB pada Rabu (16/10). Para ahli memperingatkan bahwa intimidasi terhadap petani, pembatasan akses ke lahan, pelecehan dan serangan parah oleh pemukim bersenjata Israel dan pasukan pendudukan semakin merusak kedaulatan pangan keluarga Palestina dan merupakan serangan lain terhadap penentuan nasib sendiri warga Palestina.

“Pada tahun 2023, musim panen menjadi gagal akibat peningkatan tajam dalam pembatasan pergerakan dan kekerasan oleh pasukan dan pemukim Israel,” kata para ahli. Tahun lalu, warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Al-Quds (Yerusalem) bagian timur menghadapi tingkat kekerasan tertinggi dari pemukim Israel. 

Pemukim tersebut melakukan serangan fisik terhadap warga Palestina, membakar atau merusak properti dan tanaman, mencuri domba, serta menghalangi akses mereka ke tanah, air, dan area penggembalaan. Semua ini menyebabkan peningkatan jumlah warga Palestina yang terpaksa meninggalkan rumah dan tanah mereka.

Kekerasan pemukim telah mencapai rekor baru dalam catatan pengungsian warga Palestina. Selain itu, Israel juga merampas lebih banyak tanah Palestina dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dalam 30 tahun terakhir.

“Panen zaitun merupakan bagian penting dari kehidupan dan budaya Palestina. Hubungan masyarakat Palestina dengan pohon zaitun, yang dapat hidup selama ratusan tahun, juga terkait dengan hubungan mereka dengan leluhur dan masa depan mereka,” kata para ahli. 

“Pembatasan panen zaitun, perusakan kebun buah, dan pelarangan akses ke sumber air merupakan upaya Israel untuk memperluas permukiman ilegalnya.”

Petani Palestina, yang sangat bergantung pada hasil panen zaitun untuk mata pencaharian mereka, menghadapi tantangan, ancaman, dan gangguan yang sangat besar dalam mengakses pohon zaitun mereka. 

Pada 2023, lebih dari 9.600 hektar lahan yang ditanami zaitun di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki, tidak dipanen karena pembatasan yang diberlakukan oleh Israel. Hal ini mengakibatkan hilangnya 1.200 ton minyak zaitun, dengan nilai kerugian mencapai 10 juta dolar AS.

“Situasi ini diperkirakan akan memburuk karena otoritas Israel semakin banyak mencabut atau gagal mengeluarkan izin koordinasi sebelumnya yang diperlukan bagi petani untuk mengakses tanah mereka di area tertentu,” para ahli memperingatkan. 

“Selama musim 2023, hampir semua izin mengakses lahan dibatalkan dan gerbang pertanian di sepanjang tembok Tepi Barat sebagian besar ditutup, yang semakin membatasi akses ke lahan.”

Para pakar mendesak pasukan Israel untuk tidak mengganggu panen zaitun tahun ini, dan memfokuskan upaya mereka untuk menarik pendudukan dan mengakhiri aktivitas para pemukim ilegal, sebagaimana dinyatakan oleh Mahkamah Internasional pada 19 Juli 2024 dan ditegaskan kembali oleh Majelis Umum pada 18 September 2024.

“Israel memiliki kewajiban hukum internasional untuk mengakhiri pendudukan mereka atas tanah Palestina, yang merupakan aneksasi, termasuk melalui segregasi rasial dan apartheid. Oleh karena itu, Israel harus segera menghentikan semua kegiatan permukiman baru dan mengevakuasi semua pemukim dari wilayah Palestina yang diduduki. 

Israel juga berkewajiban untuk memberikan ganti rugi penuh atas kerusakan yang disebabkan oleh pelanggaran hak asasi manusia kepada semua orang yang terkait, termasuk dengan mengembalikan tanah dan mengizinkan warga Palestina yang terusir untuk kembali ke rumah mereka,” kata mereka.

Para ahli mengatakan mereka mengikuti situasi dengan saksama dan akan terus menyerukan perlindungan, termasuk melalui kehadiran aktivis asing yang bertindak sebagai penyangga antara Palestina dan penjajah, untuk melindungi petani Palestina dan keluarga mereka.

Pelapor Khusus tentang hak atas pangan akan menyampaikan laporan tematiknya “Kelaparan dan hak atas pangan, dengan penekanan pada kedaulatan pangan rakyat Palestina” kepada Majelis Umum pada tanggal 18 Oktober.

 

Sumber:

https://www.un.org

https://english.palinfo.com

***

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

WHO Menyerukan agar Bantuan Mencapai Gaza Utara

Next Post

Israel Kerahkan Pasukan Tambahan di Tepi Barat Menjelang Hari Raya Yahudi

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
26

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
19
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
18
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Israel Kerahkan Pasukan Tambahan di Tepi Barat Menjelang Hari Raya Yahudi

Israel Kerahkan Pasukan Tambahan di Tepi Barat Menjelang Hari Raya Yahudi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630