Komunitas Kristen Al-Quds (Yerusalem) mengatakan telah terjadi peningkatan serangan dari ekstremis Yahudi di gereja mereka. Kepala Gereja Katolik Roma di Tanah Suci memperingatkan bahwa kebangkitan pemerintahan sayap kanan Israel telah memperburuk kehidupan orang Kristen dan membuat para ekstremis Yahudi semakin berani.
Rossing Center mencatat 10 kasus serius perusakan properti gereja atau penyerangan terhadap pendeta dari Januari hingga pertengahan Maret. Pada bulan Februari, seorang Yahudi Amerika menjatuhkan patung kayu Yesus Kristus abad ke-19 dari alasnya dan membantingnya ke lantai, lalu memukul wajahnya dengan palu. Pada hari terakhir Paskah 2023, sekelompok pria Israel mencoba memperparah perselisihan agama di Yerusalem dengan meludahi biarawati Palestina di luar gereja.
Serangan itu terjadi setelah Israel mencabut izin perjalanan bagi ratusan orang Kristen selama perayaan Paskah. Otoritas Israel telah mencabut izin perjalanan bagi ratusan umat Kristen Palestina di Gaza. Larangan tersebut bertujuan untuk membatasi akses ke upacara Api Kudus di Yerusalem pada Sabtu lalu, yang dianggap sebagai perayaan Paskah terpenting bagi Gereja Ortodoks Timur. Keputusan tersebut membuat marah para pemimpin gereja yang mengatakan itu adalah bagian dari upaya berkelanjutan Israel untuk membatasi kebebasan komunitas Kristen
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
![Pada Hari Terakhir Paskah, Israel Serang Gereja dan Pendeta Kristen, Ada yang Sampai Diludahi [Video]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2023/04/Pada-Hari-Terakhir-Paskah-Israel-Serang-Gereja-dan-Pendeta-Kristen-Ada-yang-Sampai-Diludahi-750x375.jpg)







