Bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru, orang tua siswa Ibrahimieh College di Al-Quds (Yerusalem) membagikan kurikulum Palestina kepada anak-anak mereka. Langkah ini adalah kelanjutan perlawanan Ibrahimieh College atas penolakan kurikulum Israel.
Wael Abu Dabaat, seorang anggota Komite Orang Tua Siswa menekankan penolakan mereka atas kurikulum Israel yang menyimpang. Dia menegaskan bahwa identitas Palestina dan Al-Quds tidak akan binasa dan tidak akan mati. “Ini adalah hak kami dan anak-anak kami untuk mempelajari sejarah Palestina yang tidak terdistorsi dan menjadi sadar dalam dunia palsu yang mengaburkan identitas orang.”
Dia menambahkan, “Dari sini, dari Al-Quds (Yerusalem), kami mengatakan bahwa tidak akan ada alternatif untuk identitas Palestina dan Al-Quds. Kami tidak akan berkompromi, tidak peduli seberapa besar tirani dan diktatornya penjajah ini.”
Perlu dicatat bahwa Kementerian Pendidikan Israel mengancam akan membatalkan lisensi 6 sekolah Palestina, termasuk Ibrahimieh College, jika mereka terus mengajarkan kurikulum Palestina.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







