Selasa (1/3), Munawar Yaqoub Burqan (11) terbaring di ruang operasi Rumah Sakit Hadassah, Ein Kerem, sebelah barat Al-Quds yang diduduki, setelah mengalami patah rahang akibat terkena bom suara dari tentara pendudukan di Bab Al-Amoud. Ayahnya, Yaqoub Burqan, mengatakan kepada kantor berita Safa bahwa operasi untuk Munawar memakan waktu empat setengah jam.
Munawar yang tuli sejak lahir, belajar di sekolah untuk anak berkebutuhan khusus di Gilo, dekat Kota Beit Safafa di Al-Quds yang diduduki. Yaqoub Burqan menunjukkan bahwa putrinya memiliki implan koklea karena dia menderita masalah pendengaran.
Yaqoub menjelaskan bahwa ketika pasukan Israel melancarkan serangan, putrinya sedang pergi bersama bibinya ke pasar membeli pakaian untuk adik laki-lakinya yang baru lahir, bertepatan dengan perayaan Isra’ Mi’raj. Ayahnya menggambarkan penindasan polisi pendudukan terhadap anak-anak, perempuan, dan orang tua yang kemarin terjadi sebagai barbarisme buta dan mengabaikan kehidupan mereka
“Apa salah putri saya dan anak-anak serta perempuan lain sehingga mereka membayar harga untuk kecerobohan dan barbarisme pasukan Israel?” tanyanya. “Kami tidak berperang, dan saya tidak mengorbankan nyawa anak-anak saya dan ibu mereka ketika mereka pergi ke Al-Quds untuk memperingati Isra’ Mi’raj” tambahnya.
Sumber :
https://safa.ps/post/323026/عملية–جراحية–للطفلة–الصماء–برقان–إثر–إصابتها–بباب–العمود–أمس
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.







