Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada Selasa (12/08) mengecam keras rencana Israel untuk memberlakukan kendali militer penuh atas Jalur Gaza, OKI menyebutnya sebagai eskalasi berbahaya dan tidak dapat diterima.
Wakil Tetap Turki untuk PBB, Asli Guven, selaku ketua Dewan Menteri OKI, menilai langkah tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional serta upaya memperkuat pendudukan ilegal dengan paksaan. Ia menuntut penghentian segera agresi Israel dan mendesak pembukaan akses tanpa syarat bagi bantuan kemanusiaan, termasuk pangan, obat-obatan, dan bahan bakar.
Terkait pembunuhan jurnalis di Gaza, Guven menyebutnya sebagai strategi untuk membungkam media, namun menegaskan kebenaran tidak dapat dibungkam. Ia juga mengumumkan rencana pertemuan luar biasa OKI di New York untuk membahas langkah selanjutnya.
Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, mendesak negara-negara dan lembaga internasional untuk mengambil langkah tegas agar Israel mematuhi kewajibannya. Ia menyambut baik tindakan praktis yang telah diambil Eropa dan berharap langkah tersebut diikuti negara lain demi menekan Israel.
Sumber:
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/oic-condemns-israeli-plan-to-seize-full-control-of-gaza/3657787
https://www.#/20250812-oic-condemns-israeli-plan-to-seize-full-control-of-gaza/







