Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Selasa (13/05) menyatakan bahwa ia mungkin bersedia menerima gencatan senjata sementara di Gaza, namun menolak menghentikan agresi sepenuhnya terhadap wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya ke barak tentara yang terluka, Netanyahu menegaskan bahwa “menghancurkan Hamas dan membebaskan semua sandera—keduanya berjalan bersama.” Ia menambahkan, “Hamas mungkin berkata, ‘kami ingin membebaskan sepuluh sandera lagi.’ Tapi tidak akan ada situasi di mana kami akan menghentikan agresi.”
Menurut laporan Times of Israel, Netanyahu meyakinkan mitra koalisinya bahwa selama Hamas tidak melucuti senjata, Israel hanya akan menerima gencatan senjata sementara yang memungkinkan pembebasan sebagian sandera. “Dalam beberapa hari mendatang, kami akan masuk dengan kekuatan penuh untuk menuntaskan operasi mengalahkan Hamas. Pasukan kami sudah berada di sana sekarang,” ujarnya.
Pada Senin (12/05), kantor Netanyahu menyatakan bahwa ia menginstruksikan tim perunding Israel untuk pergi ke Qatar guna membahas kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan dengan Hamas. Delegasi ini diperkirakan akan tinggal di Doha hingga Kamis, bertepatan dengan tur Presiden AS Donald Trump ke kawasan Teluk.
Hamas sebelumnya membebaskan sandera berdarah campuran Israel-Amerika, Edan Alexander, setelah berkoordinasi dengan Washington sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencapai gencatan senjata.
Saat ini, Israel memperkirakan masih ada 58 sandera Israel di Gaza, termasuk 21 yang diyakini masih hidup. Di sisi lain, lebih dari 9.900 warga Palestina ditawan di penjara-penjara Israel dalam kondisi buruk, yang dilaporkan melibatkan penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis—situasi yang telah menyebabkan banyak kematian, menurut media Palestina dan Israel serta organisasi HAM.
Sumber:
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/israel-s-netanyahu-says-won-t-end-gaza-war-but-might-accept-temporary-ceasefire/3566369
https://www.#/20250513-israels-netanyahu-says-wont-end-gaza-war-but-might-accept-temporary-ceasefire/








