Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengusulkan “pelabuhan baru” yang akan dibangun oleh AS di pantai Gaza digunakan untuk mengusir warga Palestina, menurut laporan stasiun televisi Kan Israel. Kan mencatat bahwa usulan tersebut disampaikan oleh Netanyahu pada pertemuan khusus Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset.
“Pelabuhan tersebut dapat memfasilitasi keluarnya warga Palestina dari Gaza. Tidak ada hambatan bagi warga Palestina untuk meninggalkan Jalur Gaza, kecuali keengganan negara lain untuk menerima mereka.” kata Netanyahu.
AS berencana membangun dermaga terapung sementara di pesisir Gaza agar bantuan lebih mudah masuk. Menurut Presiden AS Joe Biden, dermaga tersebut akan memungkinkan peningkatan besar-besaran jumlah bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza setiap hari.
Usulan Netanyahu untuk menggusur warga Palestina ditanggapi dengan kemarahan Palestina. Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina (PNI), Mustafa Barghouti, mengatakan dalam sebuah postingan di X, “Netanyahu mengungkapkan niatnya terhadap pelabuhan Amerika di Gaza dalam presentasinya di komite keamanan Knesset Israel yang mengatakan bahwa pelabuhan tersebut dapat digunakan untuk memindahkan warga Palestina keluar dari Gaza. Dia tidak pernah menyerah pada mimpinya untuk melakukan pembersihan etnis sepenuhnya terhadap warga Palestina di Gaza.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








