Otoritas pendudukan Israel terus menahan seorang pemuda Palestina yang menderita gangguan mental di sel isolasi di Penjara Eshel, Klub Tawanan Palestina (PPC) mengatakan pada Rabu (12/10). Ahmed Manasra (20), ditembak dan dipenjarakan ketika dia baru berusia 13 tahun. Pada 16 Agustus, pengadilan Israel di Beersheba memperpanjang isolasinya, kata pengacaranya, Khaled Zabarqa. Israel tetap melakukan itu meskipun kondisi psikologis Manasra amat buruk.
Atas permintaan Layanan Penjara Israel (IPS), pengadilan memutuskan untuk menahan Manasra hingga 21 November. Dia pertama kali dipindahkan ke sel isolasi pada 21 Mei. “Tiga puluh enam psikolog dan ahli lainnya telah mendekati presiden pendudukan dengan permintaan untuk membebaskan Manasra segera karena kondisi kesehatannya yang memburuk,” kata PPC, tetapi tidak berhasil.
Ibu Manasra, Maysoun, mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa putranya telah menderita gangguan psikologis selama dua tahun. Dia menjelaskan bahwa anaknya berusia 13 tahun ketika dia dituduh menikam pemukim Israel. Akan tetapi, dia bersikeras, Manasra tidak memiliki kemampuan untuk menikam siapa pun dan dia hanya sedang bermain di jalan dan tidak menyadari bahwa sebuah insiden sedang berlangsung di dekatnya.
Maysoun mencatat bahwa Israel membunuh sepupu Ahmad di depan matanya saat ia masih anak-anak. Hal tersebut mendorong Ahmad untuk melarikan diri karena ketakutan, tetapi kepalanya dipukuli pasukan pendudukan.
“Anak saya menginginkan saya, dia menempel di kaca [selama kunjungan], dan saya katakan padanya saya berharap saya bisa membawanya keluar. Saya memberinya pelukan saat dia menangis, dan tentara memprovokasi kami secara maksimal, berteriak kepada ayahnya dan saya untuk segera pergi.”
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







