Menteri Pendidikan Marwan Awartani menegaskan bahwa tahun ajaran baru saat ini adalah tahun kedaulatan pendidikan, khususnya di kota Al-Quds (Yerusalem). Ia menolak segala dikte atau campur tangan pihak mana pun dalam kurikulum Palestina. Selama wawancara dengan TV Palestina, Awartani mengatakan bahwa istilah “kedaulatan pendidikan” muncul tiga tahun lalu ketika Israel dan kelompok lobi terkait mulai melancarkan serangan keras terhadap kurikulum Palestina. Awartani menggambarkan serangan tersebut sebagai “rasis dan menghasut kekerasan.” Ia menekankan bahwa negara Palestina menyambut baik setiap dukungan keuangan tanpa syarat untuk pendidikan.
Pemerintah Israel merasa memiliki hak untuk membuat keputusan tentang kurikulum sekolah Palestina dengan mendistorsi dan membuat amandemen buku teks Palestina kemudian mendistribusikannya kembali ke sekolah. Awartani mengatakan bahwa Ini merupakan pelanggaran hukum internasional, sebab hak kekayaan intelektual tidak mentoleransi pelanggaran hak milik.
Oleh karena itu, Palestina memiliki hak untuk mengajukan gugatan terhadap mereka yang memalsukan dan mendistorsi pendidikan. Awartani menunjukkan bahwa hukum humaniter internasional, Konvensi Jenewa, dan Hukum Hak Anak memberikan hak kepada orang-orang untuk mengajar anak-anak mereka dengan kurikulum dasar yang sesuai untuk menghormati budaya dan agama mereka.
Menteri Pendidikan Palestina juga menekankan bahwa Hukum Dasar Palestina dan Undang-Undang Pendidikan mewajibkan setiap sekolah Palestina yang telah memperoleh lisensi untuk mengadopsi dan menggunakan buku-buku resmi Palestina, dan untuk tidak memperkenalkan kursus baru tanpa lisensi resmi dari kementerian pendidikan dan otoritas yang berwenang. Oleh karena itu, setiap sekolah di Al-Quds (Yerusalem) wajib melestarikan buku-buku Palestina.
Awartani menunjukkan bahwa pemerintah memberikan perhatian yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap masalah ini dengan membentuk komite manajemen krisis, dan menegaskan kesiapannya untuk menyediakan dana yang diperlukan untuk membentengi sekolah dalam menghadapi pemerasan dan serangan yang dilancarkan Israel terhadap mereka.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







