Kementerian Luar Negeri Palestina mengutuk upaya penguasaan Israel di Tepi Barat, termasuk di Yerusalem Timur. Ini terjadi setelah Menteri Pertahanan Israel mengatakan bahwa solusi dua negara adalah ilusi. “Orang yang berada dalam posisi sayap kiri, menganggap ‘dua negara untuk dua bangsa’ sebagai solusi, adalah orang yang hidup dalam ilusi. Orang yang berada dalam posisi sayap kanan radikal, memikirkan sebuah negara tanpa Arab di Tepi Barat, hidup dalam ilusi yang lebih besar,” kata Menteri Pertahanan Israel Hayoum Benny Gantz di radio Kan Reshet Bet.
Dalam pernyataan lain, Gantz bersikeras bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Ia menyangkal klaim yang menyatakan bahwa mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyetujui Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina. Mengomentari pernyataan Gantz, Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan bahwa rakyat Palestina menolak solusi atau alternatif apa pun untuk negara Palestina, kecuali dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







