Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut angka stunting di Kabupaten Lampung Utara masih terbilang tinggi atau di atas rata-rata nasional, yakni sebesar 24,7 persen. Dengan demikian, seluruh stakeholder harus bahu-membahu menggerakkan program-program yang dapat mempercepat angka penurunan stunting ini.
Hal tersebut ia utarakan saat memberikan arahan dan berdialog dengan masyarakat penerima PKH, Ibu hamil, pendamping PKH, Lansia dan perangkat daerah lainnya di wilayah Kabupaten Lampung Utara di Kantor Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara pada Senin (19/06).
“Saya juga akan ikut membantu mengatasi stunting di Kabupaten Lampung Utara ini dengan menjadi Bapak Asuh untuk lima orang anak stunting sebagai contoh bagi pejabat yang lain untuk ikut berperan aktif,” tuturnya.
Sambil memberikan pertanyaan kuis kepada peserta terkait apa itu stunting dan bagaimana pencegahannya, Menko Muhadjir juga meminta kepada para ibu untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani guna mencegah terjadinya stunting pada anak.” Jadi, para ibu, baik yang sedang hamil maupun memiliki anak bayi, wajib mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani, yang bisa didapat dari telur, daging ayam, dan lebih bagus lagi makan ikan,” Jelas Muhadjir.
Ia juga berpesan kepada para Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk mengajak masyarakat datang ke posyandu dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.
Selain itu, pemberian program sembako juga wajib memenuhi makanan yang bergizi dan mengandung protein tinggi sehingga dapat menurunkan angka stunting secara signifikan.”Dalam perannya untuk mencegah stunting, para kader ini dapat memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan gizi. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan seorang ibu agar terjadi perubahan perilaku yang lebih baik,” Kata Muhadjir.
Selain mengingatkan masih tingginya angka stunting, Muhadjir juga menyinggung soal tingginya angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lampung Utara yang mencapai 4,79 persen pada Maret 2022. Untuk itu, Menko Muhadjir meminta kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan verifikasi dan validasi data P3KE yang telah diberikan oleh Kemenko PMK dan menjadikan data tersebut sebagai dasar dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem sebagaimana arahan presiden.
Dalam kesempatan berdialog dengan para penerima program perlindungan sosial di Kecamatan Kotabumi tersebut Menko Muhadjir juga memberikan bantuan paket sembako dan santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada penerima manfaat.
Turut hadir pula Bupati Lampung Utara H. Budi Utomo, Ketua DPRD Lampung Utara Wansori, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin, dan Camat Kotabumi Nujum Masya beserta jajarannya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








