Pasukan pendudukan Israel telah memasang mesin tembak baru di sebuah pos pemeriksaan di kota Hebron, Tepi Barat, untuk melacak dan menembak warga Palestina. Diproduksi oleh perusahaan Israel Smart Shooter, mesin itu menembakkan granat kejut dan peluru berujung spons, dan juga mampu menembakkan gas air mata. Mesin ini sedang dalam tahap pengujian di pos pemeriksaan Jalan Al-Shuhada.
Seorang juru bicara tentara pendudukan Israel mengatakan kepada Haaretz bahwa mereka “Memeriksa kinerja sistem yang dikendalikan dari jarak jauh untuk menerapkan langkah-langkah yang tidak terjangkau kendali jarak jauh melalui tembakan langsung.”
Baca juga: Ketika Anak-Anak Harus Berhadapan dengan Mesin Tembak Otomatis di Pos Pemeriksaan
Warga Palestina di Kota Tua Hebron setiap hari diganggu oleh pemukim ilegal dan tentara pendudukan yang bertujuan untuk memaksa mereka keluar dari rumah untuk mendirikan permukiman ilegal khusus Yahudi di daerah tersebut. Aktivis perdamaian Palestina yang berbasis di Hebron, Issa Amro, menyatakan keprihatinan serius mengenai risiko kegagalan teknologi tersebut.
“Sistem ini berada di tengah-tengah kawasan padat penduduk, dengan ratusan orang lalu lalang. Kegagalan teknologi ini bisa berdampak pada banyak orang,” jelasnya kepada Haaretz. “Saya melihat itu sebagai bagian dari transisi kontrol manusia ke teknologi. Kami orang Palestina telah menjadi objek pelatihan industri teknologi tinggi tentara Israel, yang tidak bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan.”
Berita ini muncul setelah Google menyediakan teknologi canggih dan kemampuan pembelajaran mesin kepada pemerintah Israel melalui kontrak “Project Nimbus” yang kontroversial. Menurut para ahli dan organisasi hak-hak sipil digital Access Now, penggunaan teknologi pengawasan dan pengenalan wajah oleh Israel tampaknya menjadi salah satu sistem paling rumit yang diberlakukan oleh sebuah negara yang berusaha mengendalikan populasi.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








