• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Mengapa Kerumunan Memicu Kematian?

by Adara Relief International
Oktober 31, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Mengapa Kerumunan Memicu Kematian?
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kerumunan orang di tempat umum kadang kala terlihat biasa. Padahal, kerumunan atau crowd crush tersebut dapat membahayakan diri bahkan berujung maut. Belum lepas dari duka Kanjuruhan, tragedi kerumunan kembali terjadi di festival musik Jakarta dan festival di Itaewon, Korea Selatan. Kok bisa kerumunan memicu kematian? 

Mengutip detikhealth, profesor yang mempelajari tentang kerumunan di University of Suffolk di Inggris mengatakan salah satu faktornya adalah kekurangan oksigen yang menyebabkan pasokan darah ke otak menjadi berkurang. “Dibutuhkan 30 detik sebelum Anda kehilangan kesadaran, dan sekitar enam menit, sebelum mengalami asfiksia kompresif atau restriktif. Itu umumnya penyebab kematian yang dikaitkan; karena mengalami lemas, ” ungkapnya.

Orang yang berada di kerumunan akan mendapat tekanan dari segala sisi sehingga tak bisa bernapas yang menyebabkan sesak napas. Tekanan meningkat secara bertahap, dan pada saat mereka menyadari bahwa mereka dalam bahaya, sudah terlambat. Jika seseorang jatuh ke tanah, tidak akan ada ruang bagi mereka untuk bangun. Tumpukan bisa terjadi dan itu membuat siapa pun yang berada di bawahnya berisiko mengalami sesak napas dan cedera remuk. Dokter asal Houston Methodist, Dr. Josh Septimus, menjelaskan bahwa tekanan di kerumunan mampu meremukkan rusuk sehingga menusuk paru-paru dan menyebabkan pendarahan. Diafragma tak bisa mengembang, sehingga oksigen tak beredar ke otak dan jantung, mengakibatkan henti jantung.

Crowd surge dan crowd crush dapat terjadi di tempat-tempat yang terlalu banyak orang berkerumun di satu tempat. Hal ini dapat terjadi di gerbang yang pintu masuk atau keluarnya terbatas, juga di jalan-jalan yang terlalu kecil. Lalu bagaimana bila hal tersebut terjadi?

Apabila menemukan orang yang tidak sadarkan diri, hal pertama yang harus dilakukan yakni cek denyut nadi, kendorkan semua pakaian, posisikan pasien di tempat yang nyaman/ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang luas. Teknik ini dinamakan dengan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Bantuan ini tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan, tetapi setiap warga pada umumnya dapat melakukan BHD ini dengan mempelajari langkah-langkahnya.

Korban yang pingsan perlu diselimuti agar suhu badan korban menjadi hangat. Jika korban telah kembali sadar atau pulih dari pingsan maka posisikan korban untuk duduk dan berikan minum kepada korban. Namun, apabila tidak kunjung sadar, segera bawa pasien ke rumah sakit atau panggil layanan kesehatan. Telepon darurat Indonesia untuk ambulan/Kemenkes adalah 119. Setelah mencari pertolongan, segera lakukan CPR sembari menunggu tindakan lanjutan. 

CPR (cardiopulmonary resuscitation) atau dalam bahasa Indonesia biasa dikenal dengan istilah RJP (resusitasi jantung paru) biasa dikenal dengan singkatan D-R-C-A-B, yaitu danger, response, compression, airway, dan breathing. Danger dan response dilakukan sebagai persiapan sebelum melakukan CPR. Agar efektif, CPR lebih baik dilakukan minimal oleh 2 orang. 1 orang bertugas untuk kompresi dan seorang lainnya untuk airway dan breathing. Peran kedua orang tersebut dapat saling bertukar setelah 5 siklus atau 1 menit.

Menurut American Heart Association (AHA), CPR bisa meningkatkan potensi kesintasan (survival rate) dari henti jantung sebanyak dua hingga tiga kali lipat.  AHA memaparkan langkah CPR secara sederhana, yaitu:

  • Pastikan apakah pasien tidak bernapas atau terengah-engah. Jika kedua skenario tersebut terjadi, mulai CPR
  • Letakkan dua tangan (saling bertumpuk) di bagian tengah dada pasien.
  • Tekan dada pasien hingga kedalaman 2 inci (5cm) dengan irama 100 hingga 120 tekanan per menit. Pastikan dada pasien kembali ke posisi normal di setiap tekanan.
  • Jika ada mesin AED, gunakan mesin AED. Namun, bila tak ada, tetap lakukan CPR hingga pasien kembali bernapas dan bergerak atau hingga pertolongan datang.

Sumber: 

https://health.detik.com

https://www.idntimes.com

https://health.detik.com

https://yankes.kemkes.go.id

http://ksrpmi.student.uny.ac.id

https://www.siloamhospitals.com

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Indonesia
ShareTweetSendShare
Previous Post

Deteksi Dini Kanker Payudara, Selamatkan Kehidupan Perempuan

Next Post

Lebih dari 150 Orang Tewas Terinjak-injak, Korea Selatan Nyatakan Berkabung Nasional 

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
21
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Lebih dari 150 Orang Tewas Terinjak-injak, Korea Selatan Nyatakan Berkabung Nasional 

Lebih dari 150 Orang Tewas Terinjak-injak, Korea Selatan Nyatakan Berkabung Nasional 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630