• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Melepas Rindu Tanpa Pelukan, Kudis Halangi Tawanan Palestina yang Dibebaskan untuk Peluk Orang Tercinta

by Adara Relief International
Oktober 15, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Seorang tawanan Palestina memeluk orang tercintanya setelah bertahun-tahun mendekam di penjara [Sumber: Qudsnen].

Seorang tawanan Palestina memeluk orang tercintanya setelah bertahun-tahun mendekam di penjara [Sumber: Qudsnen].

14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Meskipun gencatan senjata Israel-Gaza menuai pujian di seluruh dunia, jumlah tawanan Palestina yang dibebaskan berdasarkan ketentuan kesepakatan sangatlah rendah. Kesepakatan gencatan senjata menyatakan bahwa Israel harus membebaskan sekitar 2.000 tawanan Palestina, termasuk 250 tawanan terpidana yang menjalani hukuman seumur hidup dan 1.700 orang yang telah ditahan tanpa dakwaan sejak Oktober 2023. Namun, jumlah ini hanya 17,7 persen dari warga Palestina yang ditawan oleh Israel, banyak di antaranya dipenjara tanpa dakwaan atau pengadilan.

Pasukan Israel juga mengeluarkan ancaman kepada keluarga para tawanan sebelum pembebasan mereka, memerintahkan mereka untuk tidak menunjukkan tanda-tanda perayaan, tidak mengibarkan bendera apa pun, atau mengambil bagian dalam wawancara media. Beberapa dari tawanan yang dibebaskan bahkan dideportasi atau diasingkan.

Situs berita Arabi 21 melaporkan bahwa tawanan Palestina yang dibebaskan bahkan tidak dapat memeluk atau merangkul keluarga mereka karena mereka terinfeksi kudis yang mereka derita di penjara Israel. Di Gaza, banyak tawanan yang dibebaskan harus segera dipindahkan untuk pemeriksaan medis. Di Tepi Barat, para tawanan bahkan menghindari berjabat tangan dengan orang yang mereka cintai karena takut menularkan penyakit. Di antara mereka terlihat mengenakan sarung tangan.

Kudis, yang sangat menular, adalah infeksi kulit yang menyebabkan gatal parah, iritasi, dan ruam yang dapat berkembang menjadi lepuh atau area pembengkakan. Kelompok hak asasi manusia, yang mendokumentasikan kondisi buruk di penjara-penjara Israel, menyatakan bahwa penyebaran kudis adalah akibat dari kelalaian Dinas Penjara Israel.

Sejak dimulainya genosida di Gaza, Israel telah menahan ribuan warga Palestina di sel yang penuh sesak dengan akses terbatas terhadap perlengkapan dasar, seperti sabun, produk cukur, pasta gigi, dan handuk bersih. Otoritas penjara Israel juga dilaporkan akan memindahkan tawanan yang terinfeksi ke dalam sel bersama tawanan lain, dengan tujuan menginfeksi semua orang di sana sebagai bentuk hukuman kolektif, Arabi 21 melaporkan.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Salah seorang tawanan yang dibebaskan adalah jurnalis Palestina Shadi Abu Seed. Ia membagikan kisah mengerikan tentang apa yang dialaminya di dalam penjara Israel. “Saya kelaparan selama dua tahun terakhir. Demi Tuhan, mereka tidak memberi kami makan. Mereka membiarkan kami telanjang. Mereka memukuli kami saat kami telanjang; siang dan malam kami disiksa,” kata Abu Seed.

“Sampai hari terakhir kami di penjara Israel, mereka memukul dan menyiksa kami. Kami menanggung segala macam siksaan, baik emosional maupun fisik. Kami bahkan tidak bisa tidur. Mereka mengancam kami dengan anak-anak kami. Mereka bilang mereka membunuh anak-anak kami. Mereka bilang Gaza telah dihancurkan. Saya tiba di sini dan mendapati semuanya telah lenyap. Rasanya seperti kiamat. Semuanya berbeda.”

Organisasi dan pengacara internasional telah lama dilarang mengunjungi tawanan di sel Israel, meskipun ada laporan mengenai kondisi yang buruk dan individu yang dirampas hak-hak dasar mereka, termasuk mandi atau melihat cahaya matahari.

Sumber: The New Arab, Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Ancam Akan Melanjutkan Genosida di Gaza setelah Seluruh Sandera Dikembalikan

Next Post

9.820 Pemukim Yahudi Menyerbu Masjid Al-Aqsa Selama Musim Liburan Yahudi

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
22

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
17
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
9.820 Pemukim Yahudi Menyerbu Masjid Al-Aqsa Selama Musim Liburan Yahudi

9.820 Pemukim Yahudi Menyerbu Masjid Al-Aqsa Selama Musim Liburan Yahudi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630