• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Februari 9, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Mantan Tawanan Palestina: Penjara Israel Adalah “Kuburan bagi Orang Hidup”

by Adara Relief International
Januari 13, 2026
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Mantan Tawanan Palestina: Penjara Israel Adalah “Kuburan bagi Orang Hidup”
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sejumlah tawanan Palestina yang baru dibebaskan mengungkapkan kepada Al Jazeera bahwa penjara-penjara Israel menerapkan kondisi penahanan yang sangat kejam dan tidak manusiawi. Mereka menggambarkan pusat-pusat penahanan tersebut sebagai “kuburan bagi orang hidup”. Kesaksian ini muncul saat para mantan tawanan tiba di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza tengah. Mereka disambut isak tangis dan pelukan panjang keluarga mereka.

Salah satu mantan tawanan mengungkapkan bahwa ia ditahan selama tiga bulan di kamp penahanan Sde Teiman di Gurun Naqab (Negev). Namun, ia mengatakan masa tersebut terasa seperti puluhan tahun akibat penyiksaan yang dialaminya. Ia menyaksikan berbagai bentuk kekerasan dan menunjukkan gigi-giginya yang patah dan hilang akibat pemukulan oleh penjaga Israel.

Mantan tawanan lainnya, Ghith Aliyan Mohammad Abu Aoun, seorang nelayan, mengatakan bahwa pasukan Israel menculiknya pada Maret lalu saat ia dan rekan-rekannya sedang melaut. Ia menegaskan bahwa kondisi di dalam penjara Israel sangat buruk dan terus memburuk dari waktu ke waktu.
Sementara itu, mantan perempuan tawanan Reem Abu Jazar asal Tepi Barat mengungkapkan bahwa otoritas Israel mendeportasinya ke Gaza, memaksanya meninggalkan putrinya yang sakit dan suaminya yang juga dalam kondisi tidak sehat di Ramallah. Ia ditangkap pada Desember lalu di sebuah pos penyeberangan dengan tuduhan membawa pisau dan berafiliasi dengan Hamas.

Reem mengatakan bahwa ia tidak pernah diizinkan bertemu pengacara maupun dihadapkan ke pengadilan. Selama penahanan, ia mengalami penggeledahan telanjang, interogasi pada malam hari, serta perampasan hak tidur. Ia menyebut 20 hari masa penahanannya terasa seperti bertahun-tahun akibat penghinaan terus-menerus, pemukulan oleh penjaga laki-laki dan perempuan, serta pengawasan kamera tanpa henti.

Ia juga mengungkapkan bahwa penjara Israel menahan banyak anak perempuan yang ditangkap akibat unggahan media sosial terkait Gaza selama genosida berlangsung. Anak-anak tersebut, menurutnya, mengalami penderitaan berat di dalam tahanan. Reem menegaskan bahwa perempuan tawanan menghadapi perlakuan merendahkan, kekerasan verbal, dan fisik. Menurutnya, ketiadaan makanan dan air menjadi hal yang terasa kecil dibandingkan penghinaan harian yang mereka alami. Banyak perempuan juga ditahan tanpa dakwaan melalui skema penahanan administratif yang diperpanjang setiap enam bulan.

Baca Juga

26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Ia menyerukan kepada komunitas internasional untuk menekan Israel agar membebaskan anak-anak yang diculik dan ditawan di Penjara Damon, yang ia sebut sebagai “penjara penyiksaan terbesar”. Sekali lagi, ia menggambarkan penjara-penjara Israel sebagai “kuburan bagi orang hidup

Sumber:

Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kementerian Sosial Gaza Peringatkan Upaya Pengumpulan Data Palsu Warga

Next Post

Kementerian Wakaf Palestina: Penyerbuan Al-Aqsa Meningkat, Azan Dicegah Ratusan Kali di Masjid Ibrahimi

Adara Relief International

Related Posts

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza
Berita Kemanusiaan

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

by Adara Relief International
Februari 6, 2026
0
24

Dalam tiga bulan pertama genosida Israel di Gaza pada 2023, tercatat empat kematian yang secara resmi terkait dengan kelaparan. Namun,...

Read moreDetails
Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Februari 6, 2026
15
26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

Februari 6, 2026
15
Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Februari 6, 2026
23
Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Februari 6, 2026
20
Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Februari 5, 2026
32
Next Post
Kementerian Wakaf Palestina: Penyerbuan Al-Aqsa Meningkat, Azan Dicegah Ratusan Kali di Masjid Ibrahimi

Kementerian Wakaf Palestina: Penyerbuan Al-Aqsa Meningkat, Azan Dicegah Ratusan Kali di Masjid Ibrahimi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630